JAKARTA , Poskota Nasional
PT Ilamos Pasifik Indonesia, perusahaan distributor sparepart dan komponen alat berat untuk industri pertambangan, terus memperkuat eksistensinya di pasar Indonesia. Memasuki sekitar satu dekade perjalanan sejak berdiri pada 2016, perusahaan optimistis dapat terus tumbuh meski industri pertambangan saat ini menghadapi berbagai tantangan, termasuk penurunan kuota Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB).
Optimisme tersebut disampaikan Sales Manager PT Ilamos Pasifik Indonesia, Budi Zul Ariansyah, saat ditemui Poskota Nasional dalam ajang Mining Indonesia International Exhibition (Mining IEE) Series 2 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (9/9/2026).
Menurut Budi, kondisi industri pertambangan yang mengalami tekanan tidak menyurutkan langkah perusahaan untuk terus memberikan solusi kepada para pelaku usaha pertambangan, khususnya melalui penyediaan komponen dan sparepart alat berat dengan kualitas yang baik namun tetap kompetitif dari sisi harga.
“Dengan adanya pengurangan kuota RKAB, secara ekonomi perusahaan tambang tentu harus melakukan efisiensi karena aktivitas penambangannya juga menyesuaikan dengan kuota yang diperoleh. Di sinilah kami memberikan solusi melalui produk berkualitas dengan harga yang lebih kompetitif,” ujar Budi.
Ia menjelaskan, penggunaan produk alternatif dengan kualitas yang terjaga dapat membantu perusahaan tambang menekan biaya pengadaan sparepart.
Menurutnya, efisiensi yang diperoleh pelanggan dapat mencapai sekitar 40 hingga 60 persen dibandingkan penggunaan produk genuine, tergantung jenis komponen dan kebutuhan alat berat.
“Jadi customer bisa mendapatkan kualitas yang baik sekaligus melakukan penghematan biaya. Ini menjadi salah satu keunggulan yang kami tawarkan,” katanya.
Menghadirkan Beragam Brand
Dalam menjalankan bisnisnya, PT Ilamos Pasifik Indonesia tidak hanya mengandalkan satu merek. Perusahaan memiliki sejumlah lini produk, baik sebagai distributor maupun melalui brand milik sendiri.
Beberapa produk yang dipasarkan berasal dari manufaktur dan principal di China, sementara perusahaan juga mengembangkan Lomos sebagai brand milik sendiri.
Produk yang ditawarkan mencakup berbagai komponen dan sparepart alat berat, antara lain komponen untuk kebutuhan swing motor, swing, travel, engine, hydraulic, serta berbagai komponen pendukung alat berat pertambangan.
Budi mengatakan, keberagaman produk menjadi salah satu strategi perusahaan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dari berbagai segmen dan jenis alat berat.
“Kami terus mengembangkan varian produk agar semakin banyak kebutuhan customer yang bisa kami penuhi. Kami ingin menjadi partner yang memberikan solusi, bukan hanya menjual produk,” jelasnya.
Perkuat Jaringan Distribusi
Seiring perkembangan perusahaan selama hampir satu dekade, PT Ilamos Pasifik Indonesia juga memperluas jaringan distribusinya di berbagai wilayah Indonesia yang menjadi pusat aktivitas pertambangan dan industri alat berat.
Untuk wilayah Kalimantan, jaringan perusahaan antara lain mencakup Banjarmasin, Balikpapan, dan Pontianak, Pekan baru , Jambi Pontianak ,Kendari , Makasar ,Jakarta , Balikpapan serta Banjarmasin , sementara kantor pusat berada di Jakarta.
Perusahaan juga memiliki jaringan distribusi dan pemasaran di wilayah Sumatera dan Sulawesi, termasuk Pekanbaru , Jambi Pontianak , Kendari , Makasar , Jakarta , Balik papan serta Banjarmasin serta wilayah Sulawesi.
Perluasan jaringan tersebut dinilai penting untuk mempercepat pelayanan kepada pelanggan, terutama perusahaan pertambangan yang membutuhkan ketersediaan sparepart secara cepat guna menjaga produktivitas alat berat.
“Bagi kami, ketersediaan barang dan kecepatan pelayanan sangat penting. Alat berat yang berhenti beroperasi karena menunggu komponen tentu bisa menimbulkan kerugian bagi customer,” ungkap Budi.
Bidik Perusahaan Tambang Batubara dan Nikel
PT Ilamos Pasifik Indonesia melihat peluang pasar yang masih besar di sektor pertambangan, terutama pertambangan batubara dan nikel.
Menurut Budi, perusahaan tambang saat ini semakin membutuhkan produk yang dapat memberikan keseimbangan antara kualitas, ketahanan, ketersediaan dan harga. Kondisi tersebut justru membuka peluang bagi produk aftermarket yang memiliki kualitas baik dan harga lebih kompetitif.
“Kami ingin produk-produk kami semakin dikenal dan digunakan lebih luas oleh perusahaan tambang batubara maupun nikel di Indonesia,” ujarnya.
Budi menegaskan, perusahaan akan terus memperluas pilihan produk sekaligus meningkatkan pelayanan kepada pelanggan.
“Kami tetap optimistis. Walaupun kondisi industri pertambangan sedang mengalami penurunan, kami yakin masih banyak peluang.
Kami berharap Ilamos Pasifik semakin berkembang, semakin sukses, dan semakin dikenal oleh lebih banyak kalangan,” pungkasnya.
Budi , mengatakan
PT Ilamos Pasifik Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak di bidang distribusi sparepart dan komponen alat berat untuk kebutuhan industri pertambangan.
Berdiri sejak 2016, perusahaan terus mengembangkan jaringan pemasaran dan distribusinya di berbagai wilayah Indonesia serta menghadirkan beragam produk dari sejumlah brand, termasuk brand milik perusahaan, Lomos, dengan fokus pada penyediaan solusi sparepart berkualitas dan kompetitif bagi industri alat berat dan pertambangan.
PT Ilamos Pasifik Indonesia
Jl. Krekot Bunder Raya No. 47AB, Pasar Baru, Jakarta Pusat.
