Dari Ilmu Dasar Menuju Inovasi: Refleksi Pendidikan dan Inspirasi dari Generasi ITB Teknik Kimia ‘63




Jakarta, Poskota Nasional
Ketua Umum PB Formula (Forum Ulama dan Aktivis Islam), Tuan Guru Dedi Hermanto, menegaskan pentingnya persatuan dan sinergi antar organisasi masyarakat (ormas) Islam dalam acara Silaturahmi Nasional dan Halal Bihalal bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang digelar di Hotel Sultan Jakarta, Rabu (15/4).
Acara tersebut turut dihadiri oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, serta Ketua Umum MUI, bersama berbagai perwakilan ormas Islam dari seluruh Indonesia.
Dalam keterangannya, saat ditemui rekan media online Poskota Nasional, Tuan Guru Dedi Hermanto menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan silaturahmi tersebut. Ia berharap forum seperti ini tidak hanya menjadi ajang pertemuan formal, tetapi juga mampu menyatukan hati dan visi para pemimpin umat.
“Kami sangat mengapresiasi kebijakan dan terselenggaranya acara ini.
Harapannya, kegiatan ini bukan hanya mengumpulkan organisasi, tetapi juga menyatukan hati para pemimpin umat untuk benar-benar berpegang teguh pada nilai persatuan,” ujarnya.
Ia menyoroti bahwa selama ini persatuan umat Islam seringkali hanya menjadi slogan tanpa implementasi nyata.
Menurutnya, umat Islam masih terfragmentasi dalam kelompok-kelompok organisasi, komunitas, hingga partai politik yang belum sepenuhnya bersinergi.
“Selama ini persatuan hanya menjadi jargon dalam acara silaturahmi atau halal bihalal. Namun dalam praktiknya, umat masih berjalan sendiri-sendiri sesuai kelompoknya,” tambahnya.
Dedi juga menekankan pentingnya membangun sinergi lintas ormas, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga hingga tingkat internasional. Ia menilai bahwa kurangnya persatuan berdampak pada lemahnya posisi umat Islam dalam merespons isu-isu global.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen umat Islam untuk tidak lagi mengedepankan perbedaan yang bersifat furu’iyah (cabang), melainkan menjadikannya sebagai kekuatan untuk saling melengkapi.
” Perbedaan bukan untuk dipertentangkan, tetapi untuk disatukan. Sudah saatnya kita tidak membangun sekat-sekat, melainkan menjadikan keberagaman sebagai kekuatan untuk bersinergi,” tegasnya.
Melalui momentum silaturahmi nasional ini, PB Formula berharap terbangun kolaborasi nyata antar ormas Islam demi memperkuat peran umat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, serta memberikan kontribusi positif di tingkat global.
Dari Ilmu Dasar Menuju Inovasi: Refleksi Pendidikan dan Inspirasi dari Generasi ITB Teknik Kimia ‘63
