ICE BSD , Poskota Nasional
Brand sepatu lokal asal Kabupaten Tangerang, CHOSAMON, terus memperluas pasar dan membangun branding agar semakin dikenal masyarakat di seluruh Indonesia.
Berdiri sejak 2014, CHOSAMON yang bergerak di bidang alas kaki menghadirkan beragam produk, mulai dari sepatu senam, Zumba, aerobik, jogging, hingga sepatu batik yang dapat dibuat secara custom dan untuk kebutuhan seragaman.
Owner CHOSAMON, Siti Chotimah, mengatakan produknya menyasar konsumen dengan rentang usia yang sangat luas.
Sepatu CHOSAMON dapat digunakan mulai dari anak-anak usia PAUD dan TK hingga konsumen lanjut usia, bahkan tersedia ukuran yang dapat digunakan oleh konsumen hingga sekitar usia 70 tahun.
“Produk kami bisa digunakan dari anak-anak PAUD, TK, sampai orang dewasa dan lansia. Kami juga menerima custom, termasuk sepatu batik dan sepatu untuk kebutuhan seragaman,” ujar Siti Chotimah saat ditemui Poskota Nasional pada acara Pameran APKASI Otonomi Expo 2026, Jumat (28/8/2026).
Menurut Siti, perkembangan teknologi digital turut membantu CHOSAMON memperluas jangkauan pasar.
Produk CHOSAMON telah dipasarkan melalui sejumlah marketplace, seperti Tokopedia, Shopee dan Lazada, termasuk melalui layanan Shopee Internasional.
Saat ini, produk CHOSAMON bahkan telah menjangkau konsumen di sejumlah negara.
“Alhamdulillah, sekarang sudah sampai di empat negara Eropa. Penjualan harian rata-rata sekitar 800 sampai 1.200,” ungkapnya.
Salah satu produk yang menjadi perhatian adalah sepatu batik. Siti menyebut adanya arahan dari Bupati Tangerang terkait penggunaan sepatu batik bagi PNS/ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang menjadi peluang bagi pelaku usaha lokal untuk mengembangkan produk khas daerah.
“Untuk Bupati Tangerang, sudah ada arahan agar PNS/ASN memakai sepatu batik Tangerang. Ini menjadi peluang bagi kami untuk terus mengembangkan produk lokal,” katanya.
CHOSAMON juga menekankan aspek kualitas produk. Siti mengatakan pihaknya memberikan jaminan kualitas hingga dua tahun sebagai bentuk komitmen terhadap konsumen.
Selain mengembangkan produk, CHOSAMON juga telah mengikuti sejumlah tender, termasuk pengadaan kebutuhan alas kaki untuk mendukung berbagai kegiatan dan kebutuhan institusi.
Siti berharap perkembangan CHOSAMON tidak hanya berdampak pada pertumbuhan merek, tetapi juga mampu membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Kami ingin usaha ini ikut mendorong ekonomi daerah agar lebih baik dan lebih maju, sehingga pada akhirnya dapat memberikan manfaat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.
CHOSAMON berkantor di Jalan Raya Serang Km 18,5, Cikupa, Kabupaten Tangerang. Dengan pengalaman lebih dari satu dekade, pemasaran digital, kemampuan produksi custom, serta penetrasi pasar internasional, CHOSAMON kini menargetkan branding yang lebih kuat sehingga produk sepatu lokal Tangerang dapat semakin dikenal dan diterima masyarakat di seluruh Indonesia.
