JAKARTA, Poskota Nasional.com
Dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menandai satu tahun berdirinya Swarna Dwipa Institute (SDI), lembaga yang mengusung semangat “Make Your Future Better” tersebut menyelenggarakan Dialog Kebangsaan untuk Negeri dengan tema “Kedaulatan Indonesia dan Upaya Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat.”
Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 22 Agustus 2026, di sebuah kafe di kawasan Jalan Raya Benhil 40, Jakarta, ini mempertemukan berbagai elemen bangsa, mulai dari aktivis lintas generasi, unsur pemerintah, akademisi, hingga tokoh masyarakat.

Dialog kebangsaan tersebut dihadiri antara lain oleh Wakil Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, serta Frans Saragih, S.Sos., M.Ikom, selaku Founder Swarna Dwipa Institute. Hadir pula Lutfi Nasution, S.H., dengan diskusi yang dimoderatori oleh Febby Siti Permanasari, S.Sos.
Founder SDI Frans Saragih mengatakan, dialog kebangsaan merupakan bagian dari upaya SDI untuk kembali menghidupkan tradisi baik yang telah diwariskan para pendiri bangsa, yakni menyelesaikan berbagai persoalan melalui pertukaran gagasan, pikiran dan pendapat secara terbuka, berpendidikan serta beradab.
“Tujuan SDI adalah kembali melestarikan hal-hal baik yang sudah dilakukan oleh para pendiri bangsa dan negara ini. Indonesia lahir dari proses saling bertukar pikiran dan pendapat sebagai bangsa yang berpendidikan dan beradab,” ujar Frans Saragih.
Menurutnya, semangat dialog kebangsaan perlu terus dibangkitkan di tengah berbagai persoalan yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini. Musyawarah dan dialog, kata dia, merupakan bagian penting dari kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan. Semua persoalan bisa dicari jalan keluarnya melalui dialog dan musyawarah untuk mencapai mufakat. Semangat inilah yang ingin kembali kita bangkitkan,” katanya.
Frans menambahkan, momentum 81 tahun kemerdekaan Indonesia menjadi kesempatan penting bagi seluruh elemen bangsa untuk membicarakan berbagai persoalan strategis yang menyangkut masa depan Indonesia, khususnya terkait kedaulatan dan kesejahteraan rakyat.
Melalui dialog tersebut, SDI berharap dapat memberikan masukan dan gagasan yang konstruktif kepada pemerintah mengenai berbagai langkah yang dapat dilakukan untuk membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik.
“Harapan kami, SDI atau Swarna Dwipa Institute dapat memberikan masukan-masukan positif untuk membuat Indonesia menjadi lebih baik ke depan.
Kami ingin dialog seperti ini menjadi ruang untuk menyampaikan gagasan dan mencari solusi bersama,” tutur Frans.
Ia menegaskan, SDI tidak ingin hanya menjadi lembaga yang berbicara mengenai persoalan bangsa, tetapi juga menjadi ruang bertemunya berbagai pemikiran untuk menghasilkan gagasan yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan negara.
“Make Your Future Better”, menurut Frans, bukan sekadar slogan, melainkan semangat untuk membangun masa depan melalui gagasan, dialog dan tindakan nyata.
Dialog Kebangsaan untuk Negeri ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan satu tahun berdirinya Swarna Dwipa Institute.
Dalam usia yang relatif muda, SDI berkomitmen untuk terus membuka ruang dialog lintas kelompok dan lintas generasi dalam membahas persoalan-persoalan kebangsaan.
Swarna Dwipa Institute berkantor di Jalan Sawo Kecik No. 293, RT 05/RW 08, Jakarta.
Melalui momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, SDI berharap tradisi dialog kebangsaan, musyawarah dan gotong royong kembali menjadi kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa, sehingga kedaulatan Indonesia pada akhirnya dapat diwujudkan dalam bentuk yang paling nyata, yakni kesejahteraan dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.
