Jakarta, Poskota Nasional
Berbekal pengalaman lebih dari tiga dekade di industri teknologi informasi, PT Perkasa Pilar Utama (PPU) terus memperkuat posisinya sebagai perusahaan pengembang perangkat lunak (software) dan solusi teknologi yang menghadirkan inovasi bagi dunia usaha, pemerintahan, dan masyarakat.
Didirikan sejak era sebelum internet berkembang di Indonesia, PPU telah menjadi bagian dari perjalanan transformasi digital nasional.

Salah satu tonggak sejarah perusahaan adalah membangun website untuk Harian Bisnis Indonesia pada masa awal internet di Indonesia.
Saat itu, infrastruktur internet dalam negeri masih sangat terbatas sehingga sistem dioperasikan menggunakan server di Amerika Serikat demi efisiensi biaya dan keandalan layanan.
Seiring perkembangan teknologi, PPU dipercaya mengembangkan berbagai sistem berskala nasional, termasuk SIDJP (Sistem Informasi Direktorat Jenderal Pajak) pada tahun 2003 bersama tim Direktorat Jenderal Pajak, serta berbagai aplikasi untuk Jamsostek yang kini menjadi BPJS Ketenagakerjaan.
Pengalaman tersebut memperkuat rekam jejak perusahaan dalam membangun solusi digital yang andal dan berkelanjutan.
Dalam pameran teknologi yang baru saja diikuti, PPU memperkenalkan tiga inovasi unggulan yang mencerminkan arah pengembangan teknologi perusahaan.
Produk pertama adalah Smart Meeting, sebuah solusi ruang rapat pintar yang mengintegrasikan kecerdasan buatan (AI) dengan sistem otomasi.
Melalui platform ini, pengguna dapat mengendalikan perangkat seperti lampu, AC, dan listrik ruang rapat secara otomatis.
Sistem juga mampu menghasilkan notulen rapat secara otomatis, kemudian menghubungkannya dengan dokumen-dokumen perusahaan sehingga seluruh informasi menjadi lebih mudah ditelusuri.
Dengan teknologi AI, pengguna dapat melakukan pencarian informasi dan memperoleh jawaban berdasarkan data internal perusahaan tanpa harus mengirimkan data ke luar organisasi, sehingga keamanan informasi tetap terjaga.
Produk kedua adalah Building Automation System (BAS), solusi yang memungkinkan pemilik gedung memantau dan mengendalikan berbagai perangkat bangunan secara real-time, mulai dari sistem kelistrikan, pendingin ruangan, hingga sensor lingkungan. Sistem ini juga dilengkapi fitur notifikasi dini apabila terdeteksi kondisi yang berpotensi menimbulkan risiko, seperti peningkatan suhu yang dapat memicu gangguan operasional maupun kebakaran.
Sementara itu, inovasi ketiga menjadi bentuk komitmen PPU terhadap pelestarian lingkungan melalui pengembangan Smart Water Dispenser. Solusi ini dirancang untuk mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai dengan mendorong masyarakat menggunakan tumbler.
Pengguna cukup membawa tumbler dan melakukan identifikasi melalui aplikasi untuk mendapatkan akses pengisian air minum, baik secara gratis sesuai program mitra maupun dengan biaya yang lebih ekonomis dibanding membeli air minum dalam kemasan.
Menurut Direktur PT Perkasa Pilar Utama, Tan Gwan An, pengembangan solusi tersebut merupakan hasil riset selama lebih dari dua tahun agar menghasilkan sistem yang akurat, aman, dan siap diterapkan secara luas.
“Kami ingin teknologi tidak hanya memberikan efisiensi, tetapi juga menciptakan dampak positif bagi lingkungan.
Kami percaya perubahan perilaku masyarakat dapat dimulai melalui solusi yang sederhana, seperti membiasakan penggunaan tumbler sehingga mampu mengurangi sampah botol plastik secara signifikan,” ujar Tan Gwan An
PPU juga membuka peluang kolaborasi dengan produsen dispenser, perusahaan air minum, maupun berbagai perusahaan nasional untuk membangun ekosistem penggunaan dispenser pintar di Indonesia.
Ke depan, perangkat tersebut akan dikembangkan menjadi media layanan digital yang menampilkan informasi, promosi, hingga layanan berbasis AI yang dapat dimanfaatkan masyarakat di pusat perbelanjaan, gedung perkantoran, kampus, maupun ruang publik lainnya.
Selain ketiga inovasi tersebut, PPU juga terus mengembangkan berbagai solusi perangkat lunak untuk sektor keuangan, perbankan, pembiayaan, pemerintahan, hingga berbagai industri lainnya.
Perusahaan meyakini bahwa kehadiran Artificial Intelligence (AI) menjadi momentum untuk mempercepat proses pengembangan aplikasi tanpa mengurangi kualitas dan keamanan sistem.
Tan Kuan, menegaskan bahwa inovasi teknologi membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, dunia usaha, akademisi, hingga media.
“Kami berharap semakin banyak kolaborasi yang terbangun sehingga teknologi karya anak bangsa mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global.
Teknologi harus menjadi solusi bagi berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, termasuk dalam mendukung pembangunan ekonomi dan menjaga kelestarian lingkungan,” tutupnya.
Dengan pengalaman lebih dari 30 tahun dan semangat inovasi yang terus berkembang, PT Perkasa Pilar Utama berkomitmen menghadirkan solusi teknologi Merah Putih yang mampu menjawab tantangan masa depan sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi transformasi digital Indonesia, tambah Tan Gwan An Alumni Universitas ternama German, saat ditemui Poskota Nasional wawancara ekslusif diruang kerja yang luas nyaman di rukan Arta Graha Niaga kelapa gading , Jaktim Jumat 7/8/2026.
