Jakarta, Poskota Nasional
PT Eclectic Consulting memperkenalkan solusi Enterprise Resource Planning (ERP) berstandar internasional yang lebih terjangkau bagi perusahaan menengah di Indonesia dalam ajang Digital Transformation Indonesia (DTI-CX) 2026 yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan.
Sebagai perusahaan konsultan yang telah berpengalaman lebih dari 20 tahun di Indonesia dalam implementasi sistem ERP, PT Eclectic Consulting terus memperluas portofolio kemitraannya dengan berbagai prinsipal global.
Tahun ini, perusahaan resmi menjadi partner implementasi salah satu solusi ERP internasional yang telah digunakan secara luas di berbagai negara.
Vice Operations Director PT Eclectic Consulting, Titus Obaja, mengatakan kebutuhan transformasi digital di Indonesia terus meningkat.
Namun, masih banyak perusahaan, khususnya di segmen menengah, yang belum mampu mengadopsi sistem ERP global karena keterbatasan anggaran.
“Di Indonesia sebenarnya sudah banyak perusahaan yang menggunakan ERP.
Namun, bagi perusahaan menengah, biaya implementasi solusi ERP global sering kali masih cukup tinggi. Karena itu kami hadir sebagai alternatif dengan solusi yang lebih kompetitif, tetapi tetap memiliki standar internasional,” ujar Titus saat ditemui di Booth Yonyou pameran DTI-CX 2026, Kamis (6/8).
Menurutnya, ERP merupakan fondasi penting dalam meningkatkan efisiensi proses bisnis karena mampu mengintegrasikan seluruh aktivitas perusahaan ke dalam satu sistem yang saling terhubung.
Melalui partisipasinya di DTI-CX 2026, Eclectic Consulting ingin memperkenalkan solusi ERP tersebut kepada pasar Indonesia sekaligus menunjukkan bahwa perusahaan telah memiliki pengalaman implementasi di sejumlah perusahaan yang beroperasi di Indonesia, termasuk perusahaan-perusahaan asal Tiongkok.
Selain menawarkan harga yang kompetitif, solusi ERP yang dibawa Eclectic Consulting juga telah dilengkapi berbagai fitur yang mendukung kebutuhan bisnis modern.
“Fitur-fitur yang tersedia sudah embedded sehingga pelanggan tidak perlu lagi mengeluarkan biaya tambahan untuk berbagai fungsi penting.
Skema harga kami juga transparan berdasarkan lisensi yang digunakan tanpa hidden cost,” jelas Titus.
Sistem tersebut juga telah mendukung integrasi dengan berbagai aplikasi pihak ketiga (third-party application), dilengkapi fitur kolaborasi, serta telah disesuaikan dengan kebutuhan regulasi Indonesia melalui fitur lokalisasi.
“Mulai dari perpajakan seperti PPN, PPh hingga integrasi dengan sistem Coretax sudah dapat diakomodasi sehingga perusahaan tidak perlu melakukan banyak penyesuaian tambahan,” katanya.
Sebagai solusi ERP yang telah digunakan secara internasional, aspek kualitas dan standar sistem juga mengikuti standar global yang ditetapkan oleh prinsipal.
Ke depan, PT Eclectic Consulting akan terus mengikuti berbagai agenda dan kegiatan yang diselenggarakan bersama prinsipal untuk memperluas edukasi pasar mengenai pentingnya digitalisasi proses bisnis.
Titus berharap, semakin banyak perusahaan Indonesia mulai menyadari bahwa investasi pada sistem ERP bukan lagi menjadi pilihan, melainkan kebutuhan untuk meningkatkan daya saing perusahaan.
“Kami ingin perusahaan-perusahaan di Indonesia semakin terbuka terhadap penggunaan ERP. Dengan solusi yang lebih kompetitif, kami berharap semakin banyak perusahaan mampu melakukan transformasi digital dan meningkatkan kinerja bisnisnya,” tambah Titus Obaja kepada Poskota Nasional
