ICE BSD City, Poskota Nasional
PT Mulcindo terus memperkuat posisinya sebagai perusahaan manufaktur baja terintegrasi dengan menghadirkan beragam produk untuk memenuhi kebutuhan sektor konstruksi, infrastruktur, hingga perumahan. Dengan pengalaman lebih dari 46 tahun, perusahaan berkomitmen menjaga kualitas, memperluas pasar, serta meningkatkan kepercayaan pelanggan melalui inovasi dan kehadiran aktif di berbagai pameran industri.
Direktur PT Mulcindo, Pa Suwirja, mengatakan perusahaan tidak hanya mengandalkan satu produk unggulan, melainkan mengembangkan berbagai divisi yang saling melengkapi sesuai kebutuhan pasar.
“Produk kami sangat beragam. Mulai dari kebutuhan perumahan, baja ringan, struktur baja, welded beam, hingga berbagai kebutuhan proyek infrastruktur seperti jalan tol, tower, tiang penerangan jalan umum (PJU), dan jembatan. Karena itu kami lebih fokus pada pengembangan setiap divisi agar mampu melayani kebutuhan pelanggan secara menyeluruh,” ujarnya saat ditemui Poskota Nasional di ajang IndoBuildTech 2026 di ICE BSD, Selasa (8/7/2026).
Menurutnya, sektor infrastruktur masih menjadi salah satu pasar utama yang terus berkembang. Selain itu, kebutuhan proyek perumahan dan jaringan konstruksi tetap menjadi penopang bisnis perusahaan.
Mulcindo juga mulai membuka peluang ekspor, salah satunya ke Australia.
Namun, langkah tersebut masih dalam tahap pembahasan mengingat tingginya biaya bahan baku di dalam negeri yang menjadi tantangan utama bagi industri baja nasional.
“Hampir seluruh bahan baku kami berasal dari dalam negeri. Ironisnya, harga bahan baku di Indonesia justru relatif lebih tinggi dibandingkan beberapa negara lain sehingga membuat daya saing ekspor menjadi tantangan tersendiri,” jelasnya.
Ia menambahkan, harga baja nasional masih sangat dipengaruhi oleh harga pasar yang mengacu pada produsen besar. Kondisi tersebut membuat ruang kompetisi harga menjadi terbatas bagi pelaku industri.
Meski demikian, Mulcindo tetap optimistis menghadapi persaingan melalui keunggulan proses produksi yang terintegrasi.
Hampir seluruh tahapan produksi dikerjakan secara internal, mulai dari proses fabrikasi hingga pelapisan galvanis sebagai perlindungan antikarat.
“Kami mengerjakan hampir seluruh proses di dalam grup perusahaan. Ini menjadi salah satu keunggulan karena kualitas lebih terjaga, proses lebih efisien, dan harga menjadi lebih kompetitif,” katanya.
Selain menghadirkan produk baja ringan untuk rangka atap, Mulcindo juga memproduksi berbagai struktur baja seperti tower, tiang PJU, jembatan, hingga welded beam yang menjadi bagian dari aktivitas produksi rutin perusahaan.
Dengan portofolio produk yang lengkap, perusahaan berharap pelanggan dapat memperoleh berbagai kebutuhan konstruksi dalam satu tempat tanpa harus mencari ke banyak penyedia.
“Kalau istilahnya, pelanggan datang ke Mulcindo tidak perlu ke sana-sini. Hampir semua kebutuhan baja untuk proyek dapat kami layani,” ujarnya.
Sebagai bagian dari strategi memperluas pasar, Mulcindo secara konsisten mengikuti pameran industri setiap tahun.
Menurut Suwirja, kehadiran di pameran bukan sekadar memperkenalkan produk, tetapi juga membangun kepercayaan calon pelanggan.
“Pameran menjadi bukti bahwa kami serius mengembangkan bisnis.
Orang bisa datang langsung melihat produk, berdiskusi, bahkan bertemu dengan tim kami. Itu membangun kepercayaan yang jauh lebih kuat dibandingkan hanya menawarkan produk secara langsung ke satu per satu perusahaan,” ungkapnya.
Selama penyelenggaraan pameran, Mulcindo juga memberikan berbagai penawaran khusus bagi kontraktor dan pelanggan sebagai bentuk apresiasi sekaligus mendorong terciptanya kerja sama baru.
Dengan pengalaman hampir setengah abad, Mulcindo optimistis dapat terus berkembang, memperkuat industri baja nasional, serta menghadirkan solusi konstruksi yang semakin kompetitif di pasar domestik maupun internasional.
