ICE BSD , Poskota Nasional .
Universitas Negeri Surabaya (UNESA) terus menunjukkan transformasi signifikan sebagai perguruan tinggi yang berorientasi pada kualitas, inovasi, dan keberlanjutan.
Hal tersebut disampaikan oleh Prof. Nadi Suprapto, Direktur Inovasi, Publikasi dan Peringkatan UNESA, saat ditemui di sela-sela acara Pameran Global Sustainable di ICE BSD, Selasa (23/6/2026).
Menurut Prof. Nadi, perjalanan UNESA hingga menjadi salah satu perguruan tinggi negeri terkemuka di Indonesia berlangsung melalui proses panjang.
Berawal dari IKIP Surabaya yang berdiri pada 1964, institusi ini berkembang menjadi universitas dengan berbagai bidang keilmuan.
Transformasi besar terus dilakukan, termasuk persiapan menuju status Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) yang telah terealisasi pada tahun 2022.
“Perkembangan UNESA berlangsung sangat pesat. Saat ini kami memiliki sekitar 1.700 dosen dan lebih dari 84.000 mahasiswa. Jumlah program studi juga terus bertambah. Tahun lalu tercatat 163 program studi, dan tahun ini mendekati 200 program studi karena adanya berbagai program baru yang berkembang,” ujar Prof. Nadi.
Saat ini UNESA memiliki 12 fakultas yang mencakup berbagai disiplin ilmu, di antaranya Fakultas Kedokteran, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan, Fakultas Bahasa dan Seni, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Teknik, Fakultas Vokasi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Fakultas Psikologi, Fakultas Hukum, serta Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.
Beberapa program studi yang menjadi favorit masyarakat antara lain Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Manajemen, Ekonomi Syariah, dan sejumlah program pendidikan lainnya yang selama ini menjadi kekuatan utama UNESA dalam mencetak tenaga pendidik profesional.
Meski dikenal sebagai kampus pencetak guru, Prof. Nadi menegaskan bahwa UNESA kini telah berkembang menjadi universitas yang melayani kebutuhan pendidikan dan profesi yang lebih luas, baik di bidang kependidikan maupun nonkependidikan.
Dalam bidang inovasi dan keberlanjutan, UNESA juga terus memperkuat kontribusinya.
Salah satu yang mendapat perhatian adalah pengelolaan lingkungan kampus, termasuk program pengolahan sampah yang memperoleh apresiasi dari berbagai pihak. Selain itu, berbagai program sustainability terus dikembangkan, termasuk optimalisasi pengelolaan air dan limbah yang ramah lingkungan.
“UNESA terus berupaya meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Kami tidak hanya mengejar angka-angka pemeringkatan, tetapi juga memastikan kualitas akademik, kepuasan mahasiswa, serta manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
Terkait pemeringkatan internasional, UNESA secara konsisten melakukan evaluasi dan penguatan kinerja melalui berbagai indikator, termasuk inovasi, publikasi ilmiah, dan capaian pemeringkatan global.
Berbagai forum dan kegiatan internasional juga rutin diselenggarakan untuk memperkuat posisi universitas di tingkat nasional maupun global.
Prof. Nadi berharap hingga tahun 2030 UNESA mampu terus meningkatkan kualitas dan reputasinya sehingga dapat masuk ke jajaran 100 besar perguruan tinggi yang diperhitungkan secara internasional.
“Harapan kami ke depan adalah kualitas terus meningkat, tridarma berjalan dengan baik, mahasiswa puas, masyarakat merasakan manfaat kehadiran UNESA, dan kontribusi universitas terhadap pembangunan bangsa semakin besar,” pungkas Prof Nadi Suprapto, Ph. D kepada Poskota Nasional.
