NICE PIK 2 , Poskota Nasional.
PT Novindo Agritech Hutama menegaskan komitmennya dalam mendukung perkembangan industri peternakan Indonesia melalui penyediaan produk kesehatan hewan, biosekuriti, dan pengendalian hama yang berkualitas.
Hal tersebut disampaikan oleh Direktur PT Novindo Agritech Hutama, Joko Raharjo, saat ditemui di ajang Pameran Indo Livestock 2026, Indo Feed 2026, dan Indo Agrotech 2026 yang berlangsung di NICE PIK 2 pada 16–18 Juni 2026.
Berdiri sejak Oktober 2008, PT Novindo Agritech Hutama bergerak sebagai distributor dan penyedia berbagai produk kesehatan hewan untuk sektor peternakan unggas, babi, sapi, serta hewan kesayangan.
Perusahaan juga menyediakan solusi pengendalian hama seperti racun tikus dan pengendalian lalat yang banyak digunakan di lingkungan peternakan maupun rumah tangga.
Menurut Joko Raharjo, kebutuhan terhadap kesehatan hewan dan pengendalian hama akan terus ada seiring berkembangnya industri peternakan. Tikus dan lalat masih menjadi tantangan serius bagi peternak karena dapat mengganggu produktivitas serta menjadi pembawa berbagai penyakit.
Lebih Lanjut Joko , mengatakan “Produk unggulan kami yang banyak digunakan peternak antara lain racun tikus, pengendali lalat, serta berbagai produk fitobiotik yang mendukung kesehatan dan performa ternak.
Solusi-solusi ini membantu peternak menjaga produktivitas dan meningkatkan efisiensi usaha mereka,” ujar Joko Raharjo.
Saat ini PT Novindo Agritech Hutama memasarkan beragam produk impor dan lokal dengan rentang harga yang bervariasi sesuai kebutuhan pasar.
Beberapa produk unggulan perusahaan antara lain produk fitobiotik dan feed additive yang diimpor dari Jerman, termasuk Sangrovit dan berbagai solusi nutrisi ternak lainnya yang telah dikenal di kalangan peternak Indonesia.
Selain memperkuat jaringan distribusi melalui berbagai distributor dan poultry shop di sejumlah daerah, perusahaan juga terus mengembangkan produk dengan merek sendiri.
PT Novindo Agritech Hutama bahkan menargetkan pembangunan fasilitas produksi pada tahun 2027 sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian dan daya saing perusahaan di industri kesehatan hewan nasional.
Joko Raharjo menilai bahwa kemajuan industri peternakan akan menjadi faktor utama yang mendorong pertumbuhan sektor pendukung, termasuk penyedia obat dan kesehatan hewan.
“Porsi obat dalam biaya produksi peternakan sebenarnya relatif kecil.
Namun ketika industri peternakan berkembang dan produktivitas meningkat, maka kebutuhan terhadap produk kesehatan hewan juga akan ikut bertumbuh.
Kami ingin menjadi bagian dari pertumbuhan tersebut dengan menghadirkan produk dan layanan terbaik bagi peternak Indonesia,” katanya.
Melalui partisipasi pada Indo Livestock 2026, PT Novindo Agritech Hutama berharap dapat semakin memperkenalkan berbagai inovasi produk kepada pelaku industri sekaligus memperluas kerja sama dengan mitra bisnis di seluruh Indonesia.
“Harapan kami sederhana, semoga dunia peternakan Indonesia terus maju.
Jika peternakan berkembang, maka seluruh ekosistem pendukungnya juga akan ikut tumbuh dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” ujar Joko Raharjo.
Lebih lanjut Joko , mengatakan PT Novindo Agritech Hutama adalah perusahaan yang bergerak di bidang distribusi dan penyediaan produk kesehatan hewan, feed additive, fitobiotik, pengendalian hama, serta berbagai solusi pendukung peternakan.
PT Novindo Agritech Hutama Berkantor di Taman BSD Sektor XI Blok A2 No. 1, Setu, Tangerang Selatan, Banten, perusahaan telah melayani kebutuhan peternakan Indonesia sejak tahun 2008 dengan fokus pada kualitas produk, inovasi, dan dukungan terhadap kemajuan industri peternakan nasional , tambah Joko Raharjo kepada Poskota Nasional .
