.jakarta Poskota Nasional
Industri bahan pelapis sintetis dalam negeri kembali menunjukkan perkembangan positif. SIMNU produsen synthetic leather asal Bandung, menghadirkan inovasi terbaru melalui lini produk premium khusus untuk kebutuhan transportasi publik, terutama industri bus dan kendaraan komersial.
Di ajang pameran tahun 2026, SIMNU memperkenalkan koleksi terbaru berbahan synthetic leather dengan teknologi emboss dan ketebalan khusus yang dirancang untuk memenuhi standar penggunaan heavy duty pada kursi bus, transportasi umum, hingga kebutuhan interior otomotif.
Ester Setiawati, Manager SIMNU Synthentic Leather, perusahaan terus berupaya menghadirkan produk lokal berkualitas tinggi yang mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.
” Produk SIMNU synthetic leather kami memang dirancang khusus untuk kebutuhan public transport.
Lebih lanjut Ester , Ketebalan material mencapai 1,6 mm sehingga sangat kuat dan tahan untuk penggunaan bus dan kendaraan komersial. Tahun ini kami juga menghadirkan varian baru dengan motif emboss modern dan warna-warna kalem yang mengikuti tren pasar,” ujar Ester Setiawati.
SIMNU Synthentic Leather memiliki fasilitas produksi di Bandung dan Majalengka dengan proses manufaktur yang sebagian besar dikerjakan secara mandiri, mulai dari pengolahan resin, coating, hingga finishing material.
Menurut Ester , mengatakan Perusahaan juga memanfaatkan bahan baku lokal untuk mendukung pertumbuhan industri nasional.
Selain menghadirkan kualitas premium, SIMNU Synthentic Leather juga memperkenalkan varian baru dengan ketebalan 1,4 mm yang menawarkan harga lebih kompetitif tanpa mengurangi standar kualitas. Seluruh produk telah disesuaikan dengan spesifikasi industri transportasi dan memenuhi kebutuhan pasar ekspor.
Saat ini produk SIMNU synthetic leather telah digunakan oleh berbagai pelaku industri karoseri dan manufaktur interior kendaraan, termasuk sejumlah perusahaan karoseri bus di Indonesia.
Tidak hanya memenuhi pasar domestik, produk SIMNU Synthetic Leather juga telah merambah pasar internasional, termasuk Kuala Lumpur, Malaysia.
Dalam dua kali keikutsertaan pameran sejak 2024 hingga 2026, SIMNU mencatat peningkatan minat pasar yang signifikan.
Tren penggunaan SIMNU synthetic leather premium untuk bus dan transportasi publik dinilai terus meningkat seiring kebutuhan material yang kuat, nyaman, serta memiliki tampilan modern.
SIMNU optimistis inovasi produk terbaru dengan motif emboss eksklusif dan desain elegan akan semakin memperkuat posisi produk lokal Indonesia di industri synthetic leather regional.
SIMNU merupakan produsen synthetic leather asal Bandung yang fokus pada pengembangan material pelapis berkualitas untuk kebutuhan transportasi publik, otomotif, dan industri interior.
Dengan fasilitas produksi di Bandung dan Majalengka, SIMNU terus berinovasi menghadirkan produk lokal berkualitas tinggi yang kompetitif di pasar nasional maupun ekspor , tambah Ester Setiawati saat ditemui di Pameran GEM Indonesia Busworld , 20/5/2026
