Jakarta, Poskota Nasional
Partisipasi Agansa dalam ajang Indo Intertex 2026 yang berlangsung pada 15–18 April di Jakarta International Expo mendapatkan respons positif dari para pelaku industri tekstil dan garmen.
Pameran yang menjadi salah satu terbesar di Asia Tenggara ini kembali menjadi barometer perkembangan teknologi serta peluang bisnis di sektor tekstil.
Selama empat hari penyelenggaraan, booth Agansa yang berlokasi di Hall A3, Booth M1 & N1 menjadi salah satu titik kunjungan bagi pelaku industri yang ingin mengeksplorasi solusi terintegrasi dan teknologi terbaru dalam meningkatkan efisiensi produksi.
Dalam kesempatan tersebut, Agansa bersama para principal global menampilkan berbagai inovasi terkini, termasuk mesin knitting dari Jingmei dan mesin printing dari Novares.
Teknologi yang dihadirkan dirancang untuk menjawab kebutuhan industri akan peningkatan produktivitas, efisiensi operasional, serta kualitas hasil produksi.
Selain menampilkan mesin, Agansa juga menghadirkan pendekatan solusi menyeluruh yang mencakup seluruh rantai industri tekstil, mulai dari spinning, knitting, weaving, dyeing, printing & finishing, utilities, hingga advanced materials.
Pendekatan ini menjadi salah satu daya tarik utama bagi pengunjung yang mencari solusi terintegrasi dalam menghadapi dinamika industri.
Tidak hanya berfokus pada teknologi, Agansa juga memperkenalkan konsep booth yang mengusung tema comfort, connection, dan sustainable innovation.
Konsep ini menghadirkan suasana yang lebih hangat dan interaktif, memungkinkan pengunjung untuk berdiskusi secara lebih mendalam dalam lingkungan yang nyaman dan representatif.
“Indointertex bagi Agansa bukan sekadar partisipasi yang berulang, melainkan sebuah komitmen untuk menghadirkan teknologi yang tidak hanya menjawab kebutuhan hari ini, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi perkembangan industri tekstil di Indonesia.
Di tengah dinamika dan ketidakpastian industri saat ini, kami melihat bahwa dukungan serta kolaborasi yang erat bersama para prinsipal yang turut serta menjadi bagian penting dalam memungkinkan kami menghadirkan solusi yang semakin relevan dan bernilai.
Karena itu, fokus kami di Indointertex 2026 bukan sekadar menghadirkan produk, tetapi memberikan solusi yang relevan, aplikatif, dan berkelanjutan.” ujar Andreas S. Pangestu Direktur.
Agansa mencatat tingginya minat dari pengunjung terhadap solusi yang ditawarkan, khususnya pada teknologi yang mendukung efisiensi produksi dan keberlanjutan.
Hal ini mencerminkan tren industri yang semakin mengarah pada integrasi teknologi dan optimalisasi proses produksi.
Melalui partisipasi ini, Agansa semakin memperkuat posisinya sebagai pilihan utama dalam solusi industri tekstil, sekaligus membuka peluang kolaborasi baru dengan berbagai pelaku industri.
Ke depannya, Agansa terus mendorong kolaborasi dengan para mitra industri yang ingin mengembangkan bisnisnya melalui solusi tekstil yang lebih inovatif dan terintegrasi.

