Bekasi , Poskota Nasional
Industri fotografi dan videografi terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan dokumentasi berkualitas, khususnya dalam momen-momen penting seperti pernikahan, pre wedding, hingga acara komunitas.
Menjawab kebutuhan tersebut, Temu Moment hadir tidak hanya sebagai vendor jasa, tetapi juga sebagai wadah kreatif yang mengedepankan storytelling dan pengembangan sumber daya manusia.
Co-founder Temu Moment, Dr. Ridfa Chairani, S.Psi., M.M., saat ditemui rekan pers online , cetak , elektronik di acara Bekasi Wedding Expo grand galaxy Bekasi 10/4/2026 , menjelaskan bahwa keikutsertaan dalam berbagai kegiatan dan expo merupakan bagian dari strategi brand activation untuk meningkatkan awareness masyarakat terhadap layanan mereka.
” Tujuan utama kami memang untuk memperkenalkan Temu Moment lebih luas. Masih banyak yang belum tahu bahwa kami bukan sekadar vendor foto, tetapi juga mengedepankan pendekatan storytelling yang kuat agar setiap hasil memiliki nilai emosional,” ujarnya.
Berbeda dari vendor pada umumnya, Temu Moment menonjolkan pendekatan personal dan naratif dalam setiap proyek. Tim tidak hanya fokus pada hasil visual, tetapi juga membangun hubungan dengan klien agar cerita di balik momen dapat tersampaikan secara autentik.
Selain itu, Temu Moment juga membangun komunitas kreatif melalui program akademi yang telah berjalan selama dua tahun terakhir.
Akademi ini bertujuan untuk menjaring dan membina individu yang memiliki minat di bidang fotografi namun belum memiliki arah yang jelas.
” Kami melihat banyak orang yang tertarik dengan fotografi, tapi tidak tahu harus mulai dari mana. Dari situ, kami membuat pelatihan rutin, hunting foto bersama, hingga kurasi peserta yang berbakat untuk dibina lebih lanjut secara profesional,” tambahnya.
Lebih lanjut Ridfa , mengatakan Program pelatihan dilakukan secara berkala setiap bulan, mencakup tidak hanya teknik fotografi, tetapi juga kemampuan komunikasi dengan klien. Hal ini dinilai penting agar para fotografer mampu memberikan pelayanan yang optimal sekaligus menciptakan pengalaman yang menyenangkan bagi pelanggan.
Dari sisi layanan, Temu Moment menawarkan berbagai paket yang fleksibel sesuai kebutuhan klien.
Paket foto dimulai dari Rp 899.000 untuk durasi dua jam. Sementara paket yang paling diminati berada di kisaran Rp 3 juta untuk kebutuhan studio. Untuk prewedding, paket populer dibanderol sekitar Rp 2.999.000 dengan durasi hingga tiga jam.
Temu Moment juga memiliki fasilitas studio indoor dan outdoor, termasuk skydeck yang menawarkan latar pemandangan kota Bekasi sebagai nilai tambah visual.
Sejak berdiri pada 28 Oktober 2020, Temu Moment menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Pada tahun 2025, mereka berhasil menangani lebih dari 500 klien dalam satu tahun.
Meskipun sempat mengalami penurunan saat periode Ramadan, tren permintaan kembali meningkat, bahkan jadwal akhir pekan kini hampir penuh.
Dalam strategi pemasaran, Temu Moment mengandalkan digital marketing hingga 75 persen, memanfaatkan platform seperti Instagram dan TikTok dengan konten autentik yang menampilkan proses kerja di lapangan.
“Kami ingin menunjukkan proses nyata di balik layar, bukan sekadar hasil akhir. Dengan begitu, calon klien bisa lebih percaya terhadap kualitas dan cara kerja kami,” jelas Ridfa.
Ke depan, Temu Moment berharap dapat terus memperluas jangkauan pasar sekaligus membantu lebih banyak masyarakat mengabadikan momen berharga mereka dengan hasil yang berkualitas dan berkesan.
“Kunci kami adalah konsistensi, terus belajar, mengikuti tren, dan memahami kebutuhan klien.
Selama klien pulang dengan senyum dan kenangan yang indah, berarti kami sudah berada di jalur yang tepat,” tambah Dr Ridfa Chairani , S.Psi .M.M didampingi Founder Temu Moment Vigo Satrio , S.Kom.,M.M kepada Poskota Nasional.


