MAKASSAR, Poskota Nasional
Kegiatan ilmiah bertaraf nasional bertajuk Celebes Nephro-Endo-Metabolic Update XII (CNEMU XII) 2026 sukses diselenggarakan di Makassar pada 4–5 April 2026.
Acara ini merupakan kolaborasi Divisi Ginjal dan Hipertensi serta Divisi Endokrin Metabolik dan Diabetes dari Departemen Ilmu Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin.

Mengusung tema “New Strategies in the Management of Renal Endocrine Metabolic Disease to Maximize Patient Outcome”, forum ini menghadirkan berbagai pakar untuk membahas inovasi terbaru dalam penanganan penyakit ginjal, endokrin, dan metabolik
Salah satu pembicara utama adalah prof Dr dr.Herani Rasyid, M.Sc,SpPD – KGH. SpGK , FINASIM yang juga menjabat sebagai Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin.
Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya pendekatan komprehensif dan multidisiplin dalam meningkatkan outcome pasien, khususnya melalui integrasi terapi medis dengan dukungan nutrisi yang tepat.
Dalam kesempatan tersebut, turut diperkenalkan produk nutrisi unggulan Boostmoo, yang menjadi salah satu inovasi di bidang terapi adjuvan.
Produk ini diformulasikan dengan fortifikasi mikronutrien esensial dan fitonutrien alami, serta menggabungkan sumber nutrisi dari nabati dan hewani.
Boostmoo memiliki komposisi utama seperti:
Channa striata (ikan gabus) sebagai sumber albumin
Curcuma (kunyit) sebagai antiinflamasi alami
Moringa (daun kelor) kaya antioksidan dan nutrisi
Vitamin premix dan Omega-3
Keunggulan produk ini terletak pada konsep “3-in-One Multimodal Nutrition”, yakni kombinasi nutrisi dari nabati, hewani, serta premix vitamin dan Omega-3 dalam satu formulasi.
Dalam penyajiannya, 20 gram serbuk dilarutkan dalam 200 ml air hangat, menghasilkan minuman bernutrisi dengan rasa vanilla yang tetap nyaman dikonsumsi tanpa aroma amis, meskipun mengandung ekstrak ikan gabus.
Produk ini dikembangkan dan dipasarkan oleh SainsMed, ( PT Sais Nutraceutical Lab ) yang disebut sebagai pelopor di Asia Tenggara dalam inovasi susu dengan fortifikasi mikronutrien esensial dan fitonutrien alami.
Secara klinis, Boostmoo diposisikan sebagai terapi pendamping (adjuvant therapy) yang berperan dalam:
-Meningkatkan status nutrisi
-Menambah asupan kalsium
-Membantu peningkatan kadar albumin
-Mendukung percepatan pemulihan pasien
Produk ini ditujukan untuk berbagai kelompok, termasuk lansia, anak dengan kondisi stunting, serta pasien rawat inap yang membutuhkan dukungan nutrisi optimal dalam masa pemulihan.
Penyelenggaraan CNEMU XII 2026 menjadi bukti nyata komitmen dunia medis Indonesia dalam mendorong inovasi berbasis ilmu pengetahuan dan kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan industri kesehatan, demi meningkatkan kualitas pelayanan dan outcome pasien di masa depan.
