Jakarta, Poskota Nasional
Kegiatan Halal Bihalal Dulur Cirebonan yang digelar di Gedung Mina Bahari III, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Gambir, Jakarta Pusat, berlangsung meriah dan penuh kehangatan , Minggu 5/4/2026
Acara ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahim warga Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Kuningan, dan Majalengka) yang berdomisili di Jakarta, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mendorong kemajuan daerah.
Ketua Umum Ciayumajakuning, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas tingginya antusiasme peserta.
Ia menyebutkan bahwa kehadiran lebih dari 1.000 orang dalam acara tahun ini merupakan yang terbesar selama 15 tahun penyelenggaraan.
“Silaturahim ini bukan hanya ajang temu kangen, tetapi juga wadah konsolidasi untuk berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah. Kami yang berada di pemerintahan, baik di DPR maupun kementerian, berupaya menghadirkan investasi serta mendorong alokasi APBN dan APBD provinsi untuk kemajuan Ciayumajakuning,” ujarnya.
Dalam paparannya, Rokhmin Dahuri menekankan besarnya potensi wilayah Ciayumajakuning yang mencakup sektor pariwisata, kuliner, pertanian, hingga wisata religi. Kota dan Kabupaten Cirebon, misalnya, tengah mengembangkan kawasan pesisir menjadi waterfront city yang modern dan menarik, termasuk revitalisasi kawasan Taman Ade Irma Suryani dan Pelabuhan Perikanan Nusantara Kejawanan yang kini dilengkapi fasilitas kuliner unggulan.
Sementara itu, Kuningan dan Majalengka dikenal dengan potensi wisata alam pegunungan yang sejuk dan asri.
Indramayu menawarkan pesona wisata pantai seperti Pantai Tirtamaya serta potensi kuliner dan perikanan yang terus berkembang.
Dari sisi kuliner, wilayah ini memiliki kekayaan khas seperti nasi jamblang, mie koclok, empal gentong, tahu gejrot, dan nasi lengko yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
Selain itu, komoditas unggulan seperti mangga gedong gincu yang 80% produksinya berasal dari wilayah ini kini telah menembus pasar ekspor, termasuk Jepang dan Korea Selatan.
Tidak kalah penting, Ciayumajakuning juga memiliki potensi besar dalam wisata religi dan budaya, seperti keberadaan keraton-keraton Cirebon serta makam Sunan Gunung Jati yang menjadi destinasi ziarah nasional.
Namun demikian, Rokhmin menegaskan bahwa tantangan utama bukan hanya pada potensi, melainkan bagaimana mentransformasikan potensi tersebut menjadi kekuatan ekonomi nyata.
” Kita harus mampu menjadikan potensi ini sebagai magnet ekonomi yang menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan menjadi pusat pertumbuhan baru,” tegasnya.
Acara ini juga dihadiri sejumlah tokoh nasional dan daerah, di antaranya Agung Laksono, Dave Laksono (anggota DPR RI), Laksamana TNI (Purn) Ade Supandi (mantan KASAL), Dr. Endang Thohari (anggota DPR), serta penceramah Ustaz kondang yang turut memberikan tausiyah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang lebih kuat antara masyarakat, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mendorong kemajuan dan kemakmuran wilayah Ciayumajakuning sebagai bagian integral dari pembangunan nasional.
