ICE BSD ,Poskota Nasional
Holding Perkebunan Nusantara terus memperkuat upaya memperluas pasar produk perkebunan Indonesia ke pasar internasional melalui partisipasinya dalam Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang.
Dalam pameran perdagangan internasional tersebut, Holding Perkebunan Nusantara memperkenalkan beragam produk unggulan perkebunan, mulai dari kelapa sawit dan produk turunannya, karet, teh, kopi, kakao, tembakau, hingga gula dan berbagai komoditas lainnya yang memiliki potensi pasar ekspor.
VP Financial Market and Sales Monitoring Holding Perkebunan Nusantara, Gunawan Sinambela, mengatakan bahwa perusahaan memiliki beragam produk yang dipasarkan ke sejumlah negara dengan menyesuaikan karakteristik produk dan kebutuhan masing-masing pasar.
“PTPN Group memiliki banyak produk unggulan yang dipasarkan ke berbagai negara sesuai dengan karakteristik produk dan permintaan pasar. Melalui TEI 2026, kami berharap dapat memperluas jaringan bisnis, menjalin hubungan dengan calon pembeli potensial, serta membuka peluang kerja sama perdagangan yang lebih luas,” ujar Gunawan saat ditemui awak media PoskotaNasional.com di arena TEI 2026, ICE BSD, Tangerang, Sabtu (10/10/2026).
Menurut Gunawan, keikutsertaan Holding Perkebunan Nusantara dalam TEI menjadi kesempatan strategis untuk mempertemukan produsen dengan calon pembeli potensial dari berbagai negara. Melalui interaksi langsung di area pameran, calon mitra bisnis dapat memperoleh informasi mengenai spesifikasi produk, karakteristik komoditas, serta peluang kerja sama yang dapat ditindaklanjuti secara konkret.
Ia menilai, pameran perdagangan seperti TEI memiliki peran penting dalam mendekatkan produsen dengan pasar internasional. Selain memperkenalkan produk, kegiatan tersebut juga membuka ruang komunikasi langsung antara perusahaan dan calon pembeli untuk menjajaki kebutuhan pasar serta peluang transaksi.
“Expo ini menjadi media yang sangat bermanfaat karena mempertemukan perusahaan dengan calon pembeli potensial. Mereka bisa bertanya secara langsung mengenai spesifikasi produk yang kami tawarkan, dan selanjutnya dapat kami tindak lanjuti apabila terdapat peluang kerja sama, termasuk penjualan langsung atau direct selling,” jelasnya.
Memperkuat Sinergi Holding dan Portofolio Komoditas
Dalam kesempatan tersebut, Gunawan juga menjelaskan bahwa transformasi organisasi melalui pembentukan Holding Perkebunan Nusantara memperkuat pengelolaan berbagai komoditas perkebunan dalam satu ekosistem usaha yang terintegrasi.
Dalam struktur pengelolaannya, PTPN IV berfokus pada komoditas kelapa sawit beserta produk turunannya. Sementara itu, PTPN I mengelola berbagai komoditas perkebunan, termasuk karet, teh, tembakau, dan komoditas lainnya. Adapun pengelolaan bisnis gula dilakukan melalui entitas usaha PT Sinergi Gula Nusantara yang secara khusus menangani sektor tersebut.
Integrasi dan sinergi antar entitas diharapkan dapat memperkuat daya saing perusahaan, mengoptimalkan potensi komoditas, serta meningkatkan kemampuan dalam memenuhi kebutuhan pelanggan, baik di pasar domestik maupun internasional.
Dengan portofolio produk yang beragam, Holding Perkebunan Nusantara memiliki peluang untuk menjangkau berbagai segmen pasar dan mengembangkan kerja sama dengan mitra perdagangan yang memiliki kebutuhan produk berbeda-beda.
Mengedepankan Produk Berkualitas dan Keberlanjutan
Selain memperluas pasar, Holding Perkebunan Nusantara juga menegaskan komitmennya untuk menghasilkan produk berkualitas dengan memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan.
Menurut Gunawan, prinsip keberlanjutan menjadi bagian penting dalam pengembangan bisnis perkebunan. Perusahaan berupaya menjaga keseimbangan antara peningkatan daya saing produk, pemenuhan kebutuhan pelanggan, serta tanggung jawab terhadap lingkungan.
“PTPN Group berkomitmen menghasilkan produk berkualitas bagi pelanggan dengan tetap mengedepankan keberlangsungan lingkungan,” demikian kata Gunawan Sinambela kepada Poskota Nasional.
