ICE BSD, POSKOTA NASIONAL –
PT Raja JevaNisi, perusahaan yang bergerak di industri pengolahan produk berbahan dasar ayam, terus memperluas peluang bisnisnya ke pasar internasional.
Melalui keikutsertaannya dalam ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kamis (14/10/2026), perusahaan ini menargetkan penambahan mitra bisnis dan buyer dari berbagai negara.
Cikhita Virginia, International Sales Executive PT Raja JevaNisi, mengatakan bahwa perusahaannya telah bergerak di industri pangan sejak 2010. Dengan mengusung konsep bisnis dari hulu ke hilir, PT Raja JevaNisi mengembangkan produk olahan ayam untuk memenuhi kebutuhan pasar ritel maupun industri jasa boga.
“Sejak 2010, kami berfokus pada produk olahan ayam. Kami memiliki dua brand, yakni Perfectio yang menyediakan produk olahan ayam siap saji, seperti chicken nugget, chicken karaage, dan sosis, serta satu lini bisnis yang melayani kebutuhan food service,” ujar Cikhita saat ditemui Poskota Nasional di sela-sela pameran TEI 2026.
Ia menjelaskan, lini bisnis food service menyasar pelaku usaha restoran, katering, hotel, serta industri makanan lainnya. Melalui layanan manufaktur, PT Raja JevaNisi dapat mengembangkan produk baru berdasarkan spesifikasi dan kebutuhan masing-masing mitra bisnis.
Dengan kemampuan tersebut, perusahaan tidak hanya menawarkan produk siap jual, tetapi juga membuka peluang kerja sama pengembangan produk secara khusus untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.
Dari sisi harga, produk Perfectio ditawarkan dengan harga mulai sekitar Rp10.000 per kemasan 500 gram. Namun, harga dapat berbeda sesuai jenis produk, varian, dan ukuran kemasan yang dipilih.
Saat ini, produk Perfectio telah dipasarkan melalui sejumlah agen makanan beku (frozen food) dan tersedia di beberapa supermarket di Jakarta serta Jawa Barat. Perusahaan juga telah memiliki pasar ekspor, salah satunya Timor Leste, dengan pengiriman yang berlangsung secara reguler.
Meski demikian, PT Raja JevaNisi ingin memperluas jangkauan pasarnya ke negara-negara lain. Keikutsertaan dalam TEI 2026 menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkenalkan produk kepada calon pembeli internasional sekaligus membuka peluang kerja sama distribusi dan manufaktur.
“Harapan kami melalui pameran ini, bisnis kami tidak hanya berkembang di pasar lokal, tetapi juga semakin dikenal secara global. Kami ingin mendapatkan lebih banyak buyer ekspor dan memperluas jaringan bisnis ke berbagai negara,” kata Cikhita.
Dari segi portofolio, PT Raja JevaNisi memiliki puluhan varian produk olahan ayam. Beberapa produk yang menjadi favorit pasar di antaranya chicken karaage, chicken nugget, dan sosis.
Perusahaan juga menaruh perhatian pada pemilihan bahan baku. Cikhita menjelaskan bahwa bahan baku ayam diperoleh dari lini usaha perusahaan sendiri sebagai bagian dari penerapan model bisnis terintegrasi dari hulu ke hilir.
Menurutnya, produk yang ditawarkan juga dikembangkan dengan penggunaan bahan pengawet yang minim dibandingkan produk sejenis pada umumnya. Hal ini menjadi salah satu aspek yang diperhatikan perusahaan dalam pengembangan produk olahan ayam.
Produk Perfectio menyasar konsumen keluarga dan segmen pasar menengah, termasuk kebutuhan konsumsi anak-anak dengan tetap memperhatikan kesesuaian produk serta cara penyajiannya.
Melalui TEI 2026, PT Raja JevaNisi berharap dapat memperkuat posisi perusahaan di industri makanan olahan, memperluas jaringan distribusi, serta membangun kemitraan jangka panjang dengan buyer internasional.
Dengan pengalaman sejak 2010, portofolio produk yang beragam, dan kemampuan manufaktur sesuai kebutuhan pelanggan, perusahaan optimistis dapat terus mengembangkan bisnisnya sekaligus membawa produk olahan ayam Indonesia menjangkau pasar global.
