JAKARTA, Poskota Nasional
Perusahaan pengolahan bumbu dan bahan pangan, PT Natura Indoland, terus memperluas pasar produk makanan dan minumannya hingga ke mancanegara.
Setelah hampir 15 tahun mengembangkan bisnis sejak 2011, Natura Indoland kini mulai meningkatkan penetrasi pasar ekspor dengan membawa beragam cita rasa khas Indonesia.
Direktur Natura Indoland, Edi Susanto, mengatakan perusahaan saat ini telah memiliki pelanggan dari berbagai segmen, mulai dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hotel, restoran, katering, hingga industri makanan dan minuman berskala besar.
“Produk Natura selain bumbu tabur, seasoning, rempah-rempah, minuman serbuk, saus dan sambal, aplikasinya juga sangat luas.
Customer kami mulai dari UMKM, hotel, restoran, catering, sampai industri makanan,” ujar Edi saat ditemui Poskota Nasional di ajang Fi Asia di JIExpo Kemayoran, Jakarta, yang berlangsung 16-19 September.
Menurut Edi, keikutsertaan Natura Indoland dalam pameran tersebut menjadi salah satu langkah perusahaan untuk memperkenalkan produk kepada pasar yang lebih luas sekaligus membuka peluang kerja sama baru, termasuk pengembangan pasar ekspor.
Saat ini, produk Natura Indoland telah dipasarkan ke sejumlah negara di Asia, seperti Korea, China, dan Malaysia. Perusahaan juga tengah memperluas jaringan pasar ke kawasan Timur Tengah, termasuk Afghanistan.
Salah satu fokus pengembangan Natura Indoland adalah memperkenalkan cita rasa khas Indonesia kepada konsumen internasional.
Sejumlah rasa Nusantara seperti rendang dan soto dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi produk dengan pasar yang lebih luas.
“Kami juga ingin mengenalkan varian rasa Nusantara Indonesia yang nantinya bisa dibawa ke luar negeri.
Misalnya rasa rendang, soto, dan berbagai rasa populer Indonesia. Kami ingin memperkenalkan rasa-rasa Nusantara ke pasar internasional,” kata Edi.
Selain produk bumbu berbentuk bubuk, Natura Indoland juga mengembangkan produk berbentuk pasta yang menggunakan bahan baku rempah dan bahan pangan lokal.
Produk tersebut antara lain dikembangkan untuk kebutuhan masakan seperti gulai dan rendang.
Dalam proses produksinya, bahan baku seperti lada putih, lada hitam, pala, kemiri dan berbagai rempah lainnya diolah menjadi produk powder sesuai kebutuhan pelanggan.
Untuk mendukung ekspansi pasar, Natura Indoland telah mengantongi sejumlah sertifikasi dan standar produksi, di antaranya sertifikasi halal dan ISO 22000 serta penerapan standar keamanan dan mutu pangan lainnya.
Edi berharap keikutsertaan dalam pameran Fi Asia dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan perusahaan, baik melalui bertambahnya pelanggan baru maupun pengembangan kerja sama dengan pelanggan lama.
“Harapannya dengan adanya pameran ini bisa membawa dampak positif terhadap perusahaan kami, nama perusahaan semakin dikenal di industri makanan dan minuman, dan kami mendapatkan kesempatan baru maupun bisa mengembangkan customer lama melalui development produk,” tuturnya.
