Jiexpo , Poskota Nasional
PT Maha Kimia Indonesia memperkenalkan sejumlah inovasi bahan baku pangan, nutraceutical, dan minuman dalam ajang Food Ingredients Asia, pameran yang mempertemukan pelaku industri bahan baku, produsen makanan-minuman, serta sektor kesehatan dan suplemen.
Dalam pameran Fi Asia di Jiexpo Kemayoran tersebut, PT Maha Kimia Indonesia menampilkan berbagai bahan baku dari sejumlah principle internasional, termasuk Euromed dari Spanyol serta pemasok dari India dan China.
Produk-produk yang diperkenalkan ditujukan untuk menjawab kebutuhan industri terhadap bahan baku fungsional yang mendukung tren kesehatan dan gaya hidup modern.
Business Head Living Sciences PT Maha Kimia Indonesia, Dedi Purwanto, mengatakan salah satu fokus yang diperkenalkan adalah ekstrak botanical dari Euromed, Spanyol, antara lain ekstrak kesemek (persimmon) dan bahan baku yang ditujukan untuk formulasi produk kecantikan, kesehatan kardiovaskular, serta produk pengelolaan berat badan.
Ekstrak buah kesemek ( persimmon extract dan Delima (pomegranate extract ).
“Melalui Food Ingredients Asia, kami ingin memperkenalkan berbagai bahan baku yang dapat dikembangkan lebih lanjut oleh produsen lokal menjadi produk makanan, minuman, maupun suplemen yang sesuai dengan kebutuhan konsumen Indonesia,” ujar Dedi.
Selain bahan baku dari Eropa, Maha Kimia juga menampilkan produk berbasis fenugreek extract dan Psyllium Husk ( Fibreglide ).
Bahan tersebut memiliki beragam aplikasi dalam pengembangan produk, antara lain untuk produk kesehatan pria, stamina, ASI booster, serta formulasi yang berkaitan dengan rasa kenyang dan pengelolaan berat badan.
Maha Kimia juga menyoroti serat pangan (FIBREGLIDE) yang dapat digunakan dalam berbagai formulasi.
Salah satu keunggulan yang ditawarkan adalah karakteristik bahan yang relatif tidak mudah menggumpal setelah dilarutkan sehingga dapat memberikan kemudahan dalam proses formulasi produk.
Menurut Dedi, sejumlah bahan baku yang ditawarkan telah didukung sertifikasi dan standar yang dibutuhkan industri, termasuk sertifikasi halal dan ISO, sehingga dapat menjadi pilihan bagi produsen lokal yang membutuhkan bahan baku dengan standar kualitas dan keamanan yang sesuai kebutuhan pasar.
Stevia untuk Menjawab Tren Zero Sugar
Selain botanical extract dan bahan baku fungsional, PT Maha Kimia Indonesia turut menonjolkan pemanis berbasis stevia sebagai salah satu produk yang relevan dengan meningkatnya perhatian konsumen terhadap asupan gula.
Stevia merupakan pemanis yang berasal dari tanaman Stevia rebaudiana. Tingkat kemanisannya jauh lebih tinggi dibandingkan gula, sehingga penggunaannya dalam formulasi dapat dilakukan dalam jumlah yang lebih kecil.
“Sekarang perhatian masyarakat terhadap kesehatan semakin besar. Kami melihat peluang untuk mengedukasi industri agar dapat mempertimbangkan penggunaan stevia sebagai alternatif pemanis dalam berbagai produk, termasuk minuman,” kata Dedi.
Stevia yang ditawarkan Maha Kimia telah memiliki sertifikasi halal dan tersedia dalam beberapa tipe dengan tingkat kemanisan yang berbeda.
Nurlita sebagai Team Lead divis food mah a kimia memaparkan product stevia yang ditawarkan.
menurut Nurlita tingkat kemanisan Stevia Stevia exstract tersebut, dapat mencapai ratusan kali dibandingkan gula, tergantung jenis dan spesifikasinya.
Dengan karakteristik tersebut, stevia dapat dimanfaatkan oleh industri untuk mengembangkan produk dengan formulasi rendah atau tanpa penambahan gula, sesuai dengan komposisi dan ketentuan klaim produk yang digunakan.
Maha Kimia memasarkan bahan baku tersebut terutama kepada pelaku industri dan produsen (B2B), termasuk perusahaan makanan dan minuman, suplemen, serta manufaktur yang membutuhkan bahan baku untuk pengembangan produk.
“Target kami adalah pengguna industri. Kami memasok bahan baku kepada perusahaan dan produsen lokal, kemudian mereka yang mengembangkan dan memformulasikannya menjadi produk jadi sesuai regulasi dan kebutuhan pasar,” jelas Dedi.
Ia menambahkan, pihaknya juga terbuka untuk memberikan edukasi dan berdiskusi dengan produsen yang ingin melakukan reformulasi produk, termasuk bagi industri minuman yang mulai mempertimbangkan pengurangan penggunaan gula.
Memperluas Kolaborasi dengan Industri Lokal
Keikutsertaan dalam Food Ingredients Asia menjadi bagian dari upaya PT Maha Kimia Indonesia memperluas kolaborasi dengan produsen lokal sekaligus memperkenalkan berbagai bahan baku inovatif dari principle internasional.
Dengan pengalaman di bidang bahan baku dan Living Sciences, Maha Kimia berupaya menjadi penghubung antara pemasok bahan baku global dengan kebutuhan industri Indonesia.
“Harapannya, melalui pameran ini kami bisa bertemu lebih banyak produsen lokal, memahami kebutuhan mereka, sekaligus menawarkan bahan baku yang dapat dikembangkan menjadi produk inovatif untuk pasar Indonesia,” pungkas Dedi Purwanto.
PT Maha Kimia Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak dalam penyediaan dan distribusi bahan baku untuk kebutuhan industri.
Melalui divisi Living Sciences, perusahaan menghadirkan berbagai bahan baku fungsional dari principle internasional untuk aplikasi di sektor makanan, minuman, suplemen, nutraceutical, dan industri terkait.
PT Maha Kimia Indonesia
Ruko Tekno Boulevard Blok G1, Setu, Tangerang Selatan, Banten
