JAKARTA, Poskota Nasional
Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Magetan terus memperkuat komitmennya dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Berbagai kegiatan sosial secara rutin dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan sekaligus mempererat persatuan dan kerukunan di tengah keberagaman.
Hal tersebut disampaikan Ketua PSMTI Kabupaten Magetan, Ayu Nilawati, saat menghadiri Munas PSMTI ke-VIII yang berlangsung di Hotel Red Top, Pecenongan, Jakarta Pusat, pada 4–6 September 2026.
Munas PSMTI ke-VIII mengusung tema “Perteguh Harmoni Kebhinekaan Menuju Indonesia Emas 2045.”
Ayu mengatakan, PSMTI Magetan secara konsisten melaksanakan berbagai kegiatan sosial, di antaranya pembagian sembako kepada masyarakat kurang mampu, kunjungan ke panti jompo untuk memberikan perhatian kepada para lansia, serta kegiatan sosial di panti asuhan dan lingkungan masyarakat.
“Setiap hari kami berusaha mengadakan kegiatan sosial, seperti pembagian sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kami juga melakukan kunjungan ke panti jompo, memberikan perhatian kepada ibu-ibu lansia, serta mengunjungi panti asuhan,” ujar Ayu.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bentuk kepedulian sosial, tetapi juga menjadi sarana untuk mengajak seluruh anggota PSMTI agar semakin kompak, rukun, guyub, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Ke depan, PSMTI Kabupaten Magetan berkomitmen untuk semakin meningkatkan konsolidasi internal dengan mengajak lebih banyak anggota terlibat dalam berbagai kegiatan sosial.
“Kami akan semakin menggiatkan dan mengumpulkan anggota agar semakin bersatu, kompak, rukun dan guyub.
Kami ingin bersama-sama terjun langsung ke masyarakat, khususnya memberikan pelayanan dan membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” jelasnya.
Selain aktif dalam kegiatan sosial, PSMTI Magetan juga menyatakan komitmennya untuk terus mendukung berbagai program Pemerintah Kabupaten Magetan, khususnya yang berkaitan dengan kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat.
“Kami juga akan mendukung Pemerintah Kabupaten Magetan dan berkolaborasi dalam berbagai kegiatan sosial.
Kami siap mendukung kegiatan pemerintah selama itu untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat,” kata Ayu.
Ia menambahkan, sinergi antara organisasi kemasyarakatan dengan pemerintah menjadi penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, saling membantu, dan mengedepankan semangat gotong royong.
Dalam kesempatan tersebut, Ayu juga mengapresiasi hubungan baik PSMTI dengan Pemerintah Kabupaten Magetan.
Menurutnya, komunikasi dan kolaborasi yang telah terjalin selama ini akan terus ditingkatkan demi memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.
Sementara itu, terkait Munas PSMTI ke-VIII, Ayu berharap forum nasional tersebut dapat menghasilkan keputusan dan program yang semakin memperkuat persatuan seluruh anggota PSMTI di berbagai daerah.
“Harapan kami, hasil Munas ini semakin memperkuat persatuan, kerukunan dan semangat gotong royong. PSMTI harus terus hadir di tengah masyarakat dan ikut mendukung program-program pemerintah,” ungkapnya.
Ayu menegaskan bahwa semangat kebhinekaan harus terus dijaga dengan mengedepankan persatuan, toleransi, gotong royong dan kepedulian sosial.
“Visi dan misi kami adalah semakin mengingatkan umat dan seluruh masyarakat, apa pun agamanya, untuk selalu menjaga persatuan.
Paguyuban ini harus menjadi wadah untuk bersatu, guyub, rukun dan bergotong royong,” pungkasnya.
Munas PSMTI ke-VIII yang berlangsung di Jakarta tersebut menjadi momentum penting bagi seluruh jajaran PSMTI dari berbagai daerah untuk memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan pelayanan sosial, serta meneguhkan komitmen menjaga harmoni kebhinekaan sebagai bagian dari kontribusi masyarakat menuju Indonesia Emas 2045,tambah Ayu Nilawati kepada Poskota Nasional
