Citos, Poskota Nasional .com
Gerakan Nasional Peduli Anti Narkoba, Tawuran dan Anarkis (GEPENTA) kembali menegaskan komitmennya untuk berperan aktif membantu pemerintah dan Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang aman, damai, makmur, dan sejahtera.
Komitmen tersebut disampaikan dalam acara “Malam Ciptakan Negeri Aman dan Makmur, Bebas Narkoba” dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, yang digelar Jumat, 28 Agustus 2026, di Mula Galeria Jakarta, Basement Citos, Batavia Room.

Acara tersebut dihadiri Ketua Umum DPN GEPENTA Brigjen Pol (Purn.) Drs.Brigjen Pol Purn Dr Drs Prarasian Simanungkalit, S.H,M.H , didampingi saat jumpa pers yaitu Sekjen GEPENTA Kombes pol( P ) Kisman Tarigan , hadir Lukas Sahala S.sos,MM , Kabid Humas DPN GEPENTA dan Deputi Rehabilitasi GEPENTA dr. Steven, serta jajaran pengurus .
Dalam arahannya, Ketua Umum DPN GEPENTA
Brigjen Pol purn Dr Drs Prarasian Simanungkalit S.H.M.H,
menjelaskan bahwa organisasi yang dicanangkan oleh Kapolri Jenderal Pol Roesmanhadi pada 9 Desember 1999 tersebut memiliki semangat pengabdian kepada bangsa dan negara, khususnya dalam membantu mencegah penyalahgunaan narkoba serta berbagai bentuk tawuran dan tindakan anarkis di tengah masyarakat.

Setelah melalui berbagai dinamika perjalanan organisasi, termasuk masa pandemi COVID-19 dan perkembangan situasi nasional, GEPENTA kini kembali melakukan konsolidasi dan menghidupkan kegiatan organisasi di berbagai daerah.
“GEPENTA harus kembali bergerak. Kita ingin melakukan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, agar menjauhi narkoba, mencegah tawuran dan tindakan anarkis.
Kita ingin Indonesia menjadi negeri yang aman, damai, makmur dan sejahtera,” tegas Ketua Umum DPN GEPENTA. Brigjen Pol purn Dr Drs Prarasian Simanungkalit SH.MH
Menurutnya, persoalan narkoba dan kekerasan di kalangan generasi muda membutuhkan perhatian bersama.
Karena itu, GEPENTA akan memperkuat kegiatan edukasi dan sosialisasi, terutama di lingkungan sekolah dan komunitas generasi muda atau Gen Z.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan sharing dan sosialisasi bahaya narkoba di lingkungan sekolah yang disampaikan oleh DPK GEPENTA Bogor dan DPK GEPENTA Bekasi.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat peran masyarakat dalam mencegah penyalahgunaan narkoba sejak dini.
GEPENTA juga menegaskan pentingnya sinergi dengan Polri melalui pendekatan Perpolisian Masyarakat (Polmas).
GEPENTA memandang bahwa masyarakat memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dan Kepolisian dalam mendeteksi, mencegah, serta menanggulangi berbagai persoalan sosial, khususnya narkoba, tawuran dan tindakan anarkis.
Persiapan Munas GEPENTA 2027
Selain membahas program sosial kemasyarakatan, acara tersebut juga membahas agenda penting organisasi, yaitu Musyawarah Nasional (Munas) GEPENTA yang direncanakan berlangsung pada 26 Juli 2027.
Ketum Gepenta Brigjen Pol purn Dr Drs Prarasian Simanungkalit S.H.M.H,
menyampaikan bahwa persiapan Munas saat ini masih berada pada tahap awal, sekitar 25 persen, sehingga diperlukan konsolidasi dan kerja bersama seluruh jajaran organisasi agar pelaksanaan Munas dapat berjalan baik.
Salah satu rangkaian persiapan yang akan dilakukan adalah penguatan program organisasi, konsolidasi kepengurusan, sosialisasi kegiatan GEPENTA kepada masyarakat, serta penggalangan dukungan dan pendanaan secara sah dan transparan untuk mendukung pelaksanaan Munas.
GEPENTA juga merencanakan sejumlah kegiatan pendukung, termasuk “Malam Pesona GEPENTA”, yang akan menampilkan lagu-lagu ciptaan Ketua Umum dengan pesan-pesan kebangsaan dan gerakan antinarkoba, antara lain tentang Indonesia aman dan makmur, hidup damai, serta ajakan untuk mengharamkan narkoba dan mencegah tawuran serta tindakan anarkis.
Selain itu, direncanakan pula kegiatan peluncuran sejumlah buku yang berkaitan dengan wawasan kebangsaan, peran masyarakat, pertahanan negara, serta penanggulangan narkoba.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, GEPENTA berharap dapat kembali membangun semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat terhadap persoalan bangsa.
“Ini bukan semata-mata persoalan kepentingan pribadi atau ekonomi.
Ini adalah pengabdian kepada bangsa dan negara. Kita mengajak semua pihak yang peduli untuk bersama-sama membangun generasi muda yang sehat, santun, produktif dan cinta damai,” ujar Ketua Umum.
GEPENTA menegaskan, bahwa perjuangan melawan narkoba dan kekerasan bukan hanya tugas aparat penegak hukum, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh komponen bangsa.
Dengan semangat kemerdekaan dan persatuan, GEPENTA berkomitmen untuk terus memperkuat sosialisasi di tengah masyarakat dan membangun sinergi dengan pemerintah, Polri, sekolah, organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat serta seluruh elemen bangsa.
GEPENTA ingin hadir sebagai bagian dari gerakan masyarakat untuk mewujudkan Indonesia yang aman, damai, makmur dan sejahtera, serta generasi muda yang bebas dari narkoba, tawuran dan tindakan anarkis.
GEPENTA: Aman, Makmur, Hidup Damai. Bebas Narkoba, Cegah Tawuran dan Anarkis.
