ICE BSD, Poskota Nasional
Perusahaan penyedia solusi keamanan rumah, Timotius Ho terus memperkuat posisinya di industri hardware dan smart home dengan menghadirkan berbagai inovasi terbaru pada ajang IndoBuildTech 2026 di ICE BSD, Kamis (9/7/2026).
Direktur Timotius, Timotius Ho, mengatakan perusahaan yang berdiri sejak 2007 itu awalnya berfokus pada bisnis hardware untuk sistem penguncian rumah.
Seiring berkembangnya teknologi dan kebutuhan masyarakat terhadap keamanan hunian, perusahaan mulai mengembangkan lini produk smart home sejak 2022.
“Kami memiliki konsep bagaimana setiap keluarga bisa merasakan keamanan di rumahnya melalui produk-produk berkualitas.
Sistem keamanan terus berkembang, dari yang awalnya mekanikal kini bertransformasi menjadi solusi digital dan smart home,” ujar Timotius Ho saat ditemui Poskota Nasional di IndoBuildTech 2026.
Saat ini, Timotius tidak hanya menghadirkan produk digital lock, tetapi juga CCTV, doorbell pintar, smart switch, hingga berbagai perangkat rumah pintar lainnya yang saling terintegrasi.
Selama hampir dua dekade, Timotius dikenal sebagai pemasok berbagai proyek properti nasional.
Sejumlah pengembang besar yang telah menggunakan produk perusahaan antara lain Summarecon, Ciputra Group, Hasana Damai Putra, Metland, hingga proyek terbaru seperti Citra Halim.
Menurut Timotius, kepercayaan para pengembang tersebut menjadi bukti bahwa kualitas produk lokal mampu bersaing dengan merek-merek lain di kelasnya.
“Kami dipercaya berbagai developer besar.
Kalau pengembang sebesar Summarecon, CitraHalim, maupun Hasana Damai Putra mempercayakan sistem keamanan kepada kami, tentu masyarakat juga tidak perlu ragu terhadap kualitas produk kami,” katanya.
Pada pameran IndoBuildTech 2026, Timotius menghadirkan berbagai promo khusus. Produk digital lock dibanderol mulai Rp 750 ribu hingga sekitar Rp 5,9 juta, lengkap dengan potongan harga sekitar lima puluh persen, gratis pemasangan, serta kesempatan mengikuti grand prize.
Salah satu inovasi terbaru yang diperkenalkan adalah smart digital lock berbasis kecerdasan buatan (AI).
Berbeda dengan digital lock konvensional yang mengharuskan pengguna menghafal menu pengaturan, teknologi terbaru ini memungkinkan pengguna melakukan konfigurasi melalui interaksi percakapan.
“Pengguna tidak perlu lagi menghafal langkah-langkah pengaturan.
Cukup berinteraksi dengan sistem AI, maka digital lock dapat langsung dikonfigurasi sesuai kebutuhan,” jelasnya.
Selain mengedepankan inovasi, Timotius juga memberikan layanan purna jual yang menjadi nilai tambah. Untuk produk mechanical lock, perusahaan memberikan garansi seumur hidup, sedangkan produk digital lock mendapatkan garansi dua tahun.
Menurut Timotius, pelayanan menjadi faktor penting yang membedakan produknya dengan barang yang banyak dijual melalui marketplace tanpa dukungan layanan teknis.
“Kalau terjadi kendala, konsumen tahu harus menghubungi siapa. Tim kami siap datang ke lokasi untuk melakukan pengecekan maupun perbaikan. Jadi bukan hanya membeli produk, tetapi juga mendapatkan kepastian layanan,” ujarnya.
Seluruh produk Timotius juga melewati proses quality control secara ketat di fasilitas perusahaan di Kalideres sebelum dikirim kepada konsumen.
Timotius mengungkapkan bahwa perusahaannya telah menjadi salah satu pelopor penerapan digital lock untuk proyek perumahan di Indonesia.
Salah satu tonggak pentingnya adalah ketika perusahaan memperkenalkan sistem digital lock independen tanpa encoder maupun komputer ke proyek Metland Ujung Menteng, yang saat itu menjadi terobosan baru dibandingkan sistem lama yang masih memerlukan perangkat pemrograman khusus.
Ke depan, perusahaan menargetkan semakin banyak masyarakat Indonesia yang dapat menikmati produk keamanan rumah berkualitas dengan harga yang kompetitif sekaligus terus menghadirkan inovasi teknologi terbaru di sektor smart home.
“Kami ingin semakin dikenal masyarakat luas.
Fokus kami adalah menghadirkan produk berkualitas, layanan yang terjamin, harga yang terjangkau, dan terus menjadi perusahaan yang inovatif dalam menghadirkan teknologi keamanan rumah,” tutup Timotius.
