JHCC , Poskota Nasional
Keindahan wisata bahari Indonesia Timur kembali diperkenalkan kepada masyarakat internasional melalui keikutsertaan PT Luisa Marine Adventures Indonesia Cruises & Scuba Diving dengan KLM Supraba Cruises dalam Pameran Internasional Haji dan Umrah yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JHICC), Senayan, Jumat (26/6).
Direktur PT Luisa Marine Adventures Indonesia Cruises & Scuba Diving, Ida Susianti, mengatakan pihaknya memanfaatkan ajang tersebut untuk memperkenalkan berbagai destinasi wisata unggulan Indonesia Timur, mulai dari Labuan Bajo, Taman Nasional Komodo, Raja Ampat hingga destinasi lain seperti Maratua di Kalimantan Timur.
“Kami ingin memperkenalkan bahwa Indonesia Timur memiliki keindahan laut yang luar biasa.
Banyak wisatawan mancanegara yang belum mengetahui potensi wisata bahari Indonesia. Harapannya, melalui pameran ini semakin banyak orang mengenal Indonesia sebagai destinasi wisata kelas dunia,” ujar Ida.
Menurutnya, Luisa Marine Adventures dengan KLM Supraba Cruises , menyediakan berbagai paket wisata yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan wisatawan.
Mulai dari paket rekreasi, island hopping, snorkeling, trekking, hingga scuba diving yang dikemas dalam perjalanan menggunakan kapal Phinisi.
Untuk kawasan Labuan Bajo dan Taman Nasional Komodo, paket wisata umumnya berlangsung selama 3 hari 2 malam hingga 4 hari 3 malam.
Namun, paket empat hari dinilai menjadi pilihan favorit wisatawan karena memberikan waktu yang lebih leluasa untuk menikmati berbagai destinasi wisata.
“Kalau hanya tiga hari sebenarnya masih bisa, tetapi empat hari tiga malam jauh lebih ideal karena wisatawan memiliki waktu lebih banyak untuk menikmati keindahan alam, menyelam, snorkeling, trekking, dan melihat habitat asli Komodo,” jelasnya.
Ia menjelaskan, tarif paket wisata bergantung pada jenis kapal, jumlah peserta, serta fasilitas yang dipilih.
Untuk paket menggunakan kapal Phinisi berkapasitas hingga 12 orang, harga charter kapal berkisar mulai USD 4.000 per malam, sementara paket grup juga tersedia dalam pilihan harga yang dapat disesuaikan dengan anggaran wisatawan.
Selain itu, tersedia pula paket perorangan dengan kisaran harga USD 430–450 per orang per malam, yang sudah mencakup akomodasi di kapal, makan tiga kali sehari, makanan ringan, serta berbagai aktivitas wisata seperti snorkeling, diving, trekking, dan kunjungan ke Taman Nasional Komodo.
“Kami sangat fleksibel. Semua paket bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran wisatawan, baik untuk penyelam profesional maupun wisata keluarga yang ingin menikmati keindahan laut Indonesia,” katanya.
Ida mengungkapkan, mayoritas wisatawan mancanegara yang menggunakan jasa Luisa Marine Adventures berasal dari Singapura dan Malaysia. Menurutnya, kedekatan jarak serta kemudahan akses menuju Labuan Bajo menjadi salah satu alasan meningkatnya minat wisatawan dari kedua negara tersebut.
Melalui partisipasi dalam pameran internasional ini, pihaknya berharap semakin banyak wisatawan asing maupun domestik yang mengenal pesona wisata bahari Indonesia Timur, termasuk kapal Phinisi sebagai warisan maritim Indonesia yang kini menjadi daya tarik tersendiri di mata dunia.
“Kami ingin dunia tahu bahwa Indonesia memiliki destinasi bahari yang luar biasa indah.
Tidak hanya Komodo dan Raja Ampat, tetapi juga budaya maritim melalui kapal Phinisi yang merupakan kebanggaan Indonesia. Kalau tidak terus diperkenalkan, bagaimana orang akan mengenalnya?” Tambah Ida Susianti direktur ,
Turut mendampingi dalam kesempatan tersebut, Yeye, Owner MSO kepada Poskota Nasional .
