ICE BSD , Poskota Nasional
PT Stainless Steel Primavalve Maju Bersama terus memperkuat kiprahnya sebagai salah satu perusahaan dalam negeri yang bergerak di bidang jasa pengecoran logam dengan teknologi investment casting.
Perusahaan yang beroperasi di kawasan industri dan pergudangan Cikupamas, Tangerang, ini juga terus memperluas dukungannya terhadap kebutuhan industri strategis nasional, khususnya sektor pembangkitan listrik dan energi.
Hal tersebut disampaikan Dik Dik Aburohim Sumarna, Marketing Casting Local Manager PT Stainless Steel Primavalve Maju Bersama, saat ditemui Poskota Nasional pada hari terakhir pameran Enlit Asia – MKI Electricity Connect 2026 di ICE BSD, Kamis (24/9/2026).
Menurut Dik, perusahaan yang telah berdiri sejak 1992 tersebut merupakan perusahaan dalam negeri yang telah memiliki sertifikasi TKDN serta menerapkan sistem manajemen mutu untuk menjaga kualitas produk dan proses produksinya.
“Bisnis utama kami adalah jasa pengecoran logam. Pada prinsipnya, produk apa pun dapat kami kerjakan sepanjang material dasarnya stainless steel dan proses produksinya menggunakan teknologi investment casting,” ujar Dik Dik .
Ia menjelaskan, pengalaman perusahaan selama lebih dari tiga dekade telah membangun kemampuan PT Stainless Steel Primavalve Maju Bersama dalam memenuhi kebutuhan pelanggan, baik di pasar domestik maupun internasional.
Saat ini, sekitar 70 persen produk perusahaan ditujukan untuk pasar ekspor, sementara pasar dalam negeri terus dikembangkan melalui kerja sama dengan berbagai sektor industri.
Untuk pasar domestik, perusahaan telah mendukung sejumlah industri, termasuk perusahaan-perusahaan yang bergerak di sektor pembangkitan listrik, energi, transportasi, serta industri lainnya.
Di sektor ketenagalistrikan, perusahaan juga telah menjalin kerja sama dengan sejumlah pembangkit yang dikelola PLN dan grupnya, selain dengan Pertamina serta sejumlah perusahaan swasta.
Bidik Kebutuhan Industri Pembangkit
Dik Dik mengatakan, sektor pembangkitan menjadi salah satu fokus pengembangan pasar perusahaan ke depan. Salah satu sasaran utama adalah memperluas penetrasi produk dan jasa pengecoran logam untuk kebutuhan pembangkit, termasuk PLTGU/PLTMG.
“Target kami tahun ini adalah bagaimana PT Stainless Steel Primavalve Maju Bersama bisa masuk ke lebih banyak lini dan unit PLTGU/PLTMG yang ada di seluruh Indonesia,” katanya.
Sebelumnya, perusahaan juga telah banyak memproduksi berbagai komponen untuk kebutuhan pembangkit, termasuk nozzle yang digunakan pada pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).
Selain memenuhi kebutuhan produk yang telah berjalan, perusahaan saat ini juga tengah mengembangkan produk-produk baru untuk mendukung kebutuhan pembangkit, khususnya di sektor PLTGU/PLTMG.
Perkuat Teknologi dan Otomasi
Di tengah tuntutan industri terhadap kualitas, efisiensi, dan konsistensi produksi, PT Stainless Steel Primavalve Maju Bersama juga terus mengembangkan teknologi produksinya.
Dik mengungkapkan bahwa perusahaan telah menerapkan digitalisasi dan otomasi dalam proses produksi. Bahkan, perusahaan telah menggunakan robot untuk mendukung proses otomasi di lingkungan produksinya.
“Perusahaan kami sudah menggunakan digitalisasi dan automation.
Kami juga sudah menggunakan robot untuk automation sehingga proses produksi dapat semakin efektif dan konsisten,” jelasnya.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk meningkatkan daya saing industri manufaktur dan pengecoran logam dalam negeri.
Harapan dari Pameran Enlit Asia 2026
Keikutsertaan dalam Enlit Asia – MKI Electricity Connect 2026 menjadi salah satu momentum bagi perusahaan untuk memperkenalkan kemampuan dan produk kepada lebih banyak pelaku industri, khususnya di sektor ketenagalistrikan dan energi.
Dik Dik , berharap pameran yang berlangsung pada 22–24 September 2026 di ICE BSD tersebut dapat membuka lebih banyak peluang kerja sama antara perusahaan dengan para pelaku industri di Indonesia.
“Harapan kami tentunya dengan adanya pameran ini kami bisa lebih banyak melakukan promosi dan menjaring pasar.
Kami juga berharap para pemegang industri dapat berkunjung ke booth kami sehingga kami bisa menyampaikan lebih banyak mengenai produk dan kemampuan yang dapat kami berikan,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberadaan perusahaan manufaktur dalam negeri dengan kemampuan teknologi dan standar produksi yang memadai menjadi bagian penting dalam mendukung kebutuhan industri nasional.
“Kami ingin menunjukkan kepada teman-teman industri bahwa di Indonesia ada perusahaan dalam negeri yang mampu mendukung teknologi dan kebutuhan industri yang ada di Indonesia,” kata Dik.
Dengan pengalaman lebih dari 30 tahun, dukungan sertifikasi TKDN, penerapan sistem manajemen mutu, serta pemanfaatan digitalisasi dan otomasi, PT Stainless Steel Primavalve Maju Bersama terus berupaya memperluas kontribusinya dalam rantai pasok industri nasional sekaligus meningkatkan penetrasi produk pengecoran logam Indonesia ke pasar global.
