JAKARTA, Poskota Nasional
PT Esa Jaya Serasi, perusahaan importir dan distributor bahan baku pangan yang telah beroperasi selama kurang lebih 40 tahun, kembali memperkuat pengenalan bisnis dan portofolio produknya kepada pelaku industri makanan dan minuman di Indonesia.
Direktur PT Esa Jaya Serasi, Amalia Pertiwi, mengatakan perusahaan saat ini fokus pada bisnis business-to-business (B2B), dengan memasok berbagai bahan baku impor kepada pabrik-pabrik makanan dan minuman di Indonesia.
” Kurang lebih kami sudah 40 tahun beroperasi. Fokus kami sebagai importir dan distributor, dan barang-barang yang kami impor kemudian kami distribusikan kembali ke pabrik-pabrik dan customer,” ujar Amalia Pertiwi saat ditemui di ajang Pameran Fi Asia di JIExpo, Jakarta, Jumat (18/9/2026).
Menurut Amalia, sejumlah produk yang dipasarkan Esa Jaya Serasi digunakan sebagai bahan baku untuk berbagai kebutuhan industri pangan, termasuk produk susu, skim milk, baking ingredients, hingga bahan baku lainnya.
Produk-produk tersebut antara lain digunakan dalam pembuatan margarin, butter blend, biskuit, serta berbagai produk pangan olahan. Perusahaan juga telah memiliki sejumlah pelanggan dari industri makanan dan minuman nasional.
“Customer kami antara lain perusahaan-perusahaan makanan seperti Khong Guan dan Nissin. Jadi barang yang kami impor bukan untuk dijual langsung ke konsumen, tetapi menjadi bahan baku untuk diproses kembali di pabrik,” jelasnya.
Perkuat Produk Unggulan
Amalia , menyebut sejumlah produk menjadi bagian penting dalam portofolio Esa Jaya Serasi, termasuk produk Royal CBS dan bahan baku pangan lainnya yang digunakan oleh industri bakery dan makanan olahan.
Dengan jaringan distribusi yang dimiliki, perusahaan dapat mengirimkan produk ke berbagai wilayah di Indonesia, termasuk langsung ke pabrik pelanggan.
Untuk produk tertentu, kata Amalia, perusahaan bekerja sama dengan principal dan pemasok yang telah memenuhi berbagai persyaratan yang diperlukan untuk pasar Indonesia, termasuk aspek sertifikasi dan ketentuan impor.
“Kami memastikan produk yang kami bawa sudah memenuhi persyaratan yang diperlukan, termasuk ketentuan halal dan regulasi yang berlaku,” katanya.
Kembali Menyapa Pasar,
Keikutsertaan Esa Jaya Serasi dalam pameran Fi Asia menjadi salah satu upaya perusahaan untuk kembali memperkenalkan eksistensinya kepada pasar.
Amalia mengatakan perusahaan sebenarnya telah mengikuti pameran sejenis sekitar 10 tahun lalu. Namun, perkembangan industri pangan yang melahirkan banyak perusahaan dan pelaku usaha baru membuat perusahaan merasa perlu kembali aktif memperkenalkan diri.
“Sudah lama kami tidak ikut pameran seperti ini. Sekarang kami ingin memperkenalkan kembali perusahaan dan produk kami, terutama kepada generasi baru dan perusahaan-perusahaan baru yang mungkin belum mengenal Esa Jaya Serasi,” ujarnya.
Menurut dia, pameran menjadi momentum untuk membuka kembali komunikasi dengan pelanggan lama sekaligus membangun hubungan dengan calon pelanggan baru.
Selain memperkenalkan produk, perusahaan juga memberikan informasi mengenai aplikasi dan penggunaan bahan baku yang ditawarkan, sehingga calon pelanggan dapat memahami produk mana yang sesuai dengan kebutuhan produksinya.
Menyesuaikan dengan Pasar
Dalam menentukan harga, Esa Jaya Serasi menyesuaikannya dengan kondisi pasar serta asal produk.
Amalia menjelaskan, produk yang berasal dari negara-negara Eropa umumnya menggunakan mata uang euro sebagai dasar transaksi, sementara produk dari Amerika Serikat menggunakan dolar AS.
“Untuk harga tentu kembali lagi kepada kondisi pasar dan negara asal barang.
Kalau dari Eropa biasanya menggunakan euro, sedangkan dari Amerika Serikat menggunakan dolar,” tuturnya.
Perusahaan juga terus membuka peluang untuk menambah principal dan sumber produk dari berbagai negara. Salah satu perkembangan terbaru adalah masuknya principal baru dari Uruguay.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Esa Jaya Serasi untuk memperluas pilihan bahan baku bagi industri makanan dan minuman di Indonesia.
Dengan pengalaman hampir empat dekade, jaringan distribusi yang telah terbentuk, serta upaya memperluas hubungan dengan principal dan pelanggan baru, Esa Jaya Serasi menargetkan dapat terus menjadi mitra bagi industri pangan nasional dalam memenuhi kebutuhan bahan baku impor.
“Kami ingin kembali memperkenalkan Esa Jaya Serasi kepada pasar. Banyak generasi dan perusahaan baru yang bermunculan.
Harapannya, melalui pameran ini kami bisa memperkenalkan produk dan membuka peluang kerja sama baru,” pungkas Amalia Pertiwi kepada Poskota Nasional
