JAKARTA, Poskota Nasional
Mengusung kekayaan sejarah perkebunan kopi dan cita rasa kuliner tradisional Indonesia, KAWI SARI Coffee since 1870 menghadirkan pengalaman bersantap dan bersantai yang memadukan suasana perkebunan kopi dengan konsep restoran modern.
Konsep Kawi Sari Coffee terinspirasi langsung dari perkebunan kopi Kawi Sari di Blitar, Jawa Timur, yang telah memiliki sejarah panjang sejak 1870.
Selain menghadirkan kopi yang berasal dari perkebunan sendiri, Kawi Sari juga membawa semangat untuk memperkenalkan kembali kekayaan kopi dan makanan tradisional Indonesia kepada masyarakat, khususnya generasi masa kini.
“Konsepnya memang terinspirasi dari perkebunan kopi kita sendiri di Blitar. Kita juga menggunakan kopi dari perkebunan tersebut dan melakukan blending Arabica. Kalau ada pelanggan yang ingin Arabica saja, juga bisa dibuatkan sesuai permintaan,” ujar Febby Oktavia Paramita,sebagai PR & Marketing KAWI SARI Coffee since 1870 berada di dikawasan strategis Cikini Menteng Jakpus , saat ditemui Poskota Nasional.com, Senin (14/9/2026).
Menurut Febby, salah satu keunggulan Kawi Sari Coffee adalah keterkaitannya secara langsung dengan perkebunan kopi yang telah menjadi bagian dari sejarah perusahaan selama lebih dari satu abad.
Di kawasan perkebunan tersebut, sejumlah peninggalan dan peralatan pengolahan kopi dari masa lalu masih tersimpan. Hal tersebut menjadi bagian dari cerita panjang yang ingin terus diperkenalkan melalui Kawi Sari Coffee.
Tak hanya mempertahankan sejarah kopi, Kawi Sari juga melibatkan masyarakat di sekitar perkebunan dalam kegiatan operasionalnya.
Dengan demikian, keberadaan Kawi Sari Coffee tidak hanya membawa cerita mengenai kopi Indonesia, tetapi juga semangat pemberdayaan masyarakat sekitar perkebunan.
.
Hadirkan Menu Tradisional untuk Teman Ngopi Sore
Salah satu program yang mulai diberlakukan Kawi Sari Coffee pada hari ini adalah sajian sore yang ditujukan bagi masyarakat yang ingin menikmati waktu santai bersama keluarga, teman, maupun kolega.
Program tersebut tersedia mulai sekitar pukul 13.30 hingga 18.00 WIB, dengan harga mulai Rp 128.000. Paket tersebut sudah termasuk kue tradisional serta pilihan teh atau kopi.
Konsep ini dihadirkan karena waktu sore dinilai menjadi momen yang tepat untuk menikmati kopi atau teh sembari mencicipi makanan ringan tanpa harus menyantap hidangan berat.
“Kalau sudah sore biasanya orang tidak mencari makanan berat. Jadi kita ingin menghadirkan tempat untuk ngopi, ngemil, atau minum teh sambil menikmati suasana yang nyaman,” kata Febby.
Program sore tersebut untuk sementara mulai diberlakukan hari ini dan diharapkan dapat menjadi salah satu pilihan baru bagi masyarakat yang ingin menghabiskan waktu santai pada sore hari.
Ke depan, program ini berpotensi dilanjutkan secara berkelanjutan.
Kopi dari Perkebunan Sendiri
Untuk memberikan pengalaman kopi yang lebih autentik, Kawi Sari Coffee menghadirkan kopi yang memiliki keterkaitan langsung dengan perkebunan Kawi Sari di Blitar.
Kawi Sari juga menawarkan pilihan coffee blend serta Arabica sesuai permintaan pelanggan. Untuk minuman kopi, harga yang ditawarkan berada di kisaran Rp
55.000 per gelas, tergantung jenis sajian.
Kehadiran kopi dari perkebunan sendiri menjadi pembeda tersendiri karena pelanggan tidak hanya menikmati secangkir kopi, tetapi juga dapat mengenal cerita panjang di balik biji kopi yang disajikan.
Ruang Nyaman untuk Keluarga dan Pecinta Kuliner Tradisional
Selain kopi, Kawi Sari Coffee ingin menjadi ruang yang nyaman bagi masyarakat untuk berkumpul bersama keluarga dan menikmati makanan tradisional Indonesia.
Konsep restoran dibuat lebih modern, namun tetap membawa identitas perkebunan kopi dan kekayaan kuliner Nusantara.
Beragam kegiatan maupun acara tertentu juga dapat digelar berdasarkan permintaan. Sementara untuk kegiatan khusus, seperti event atau proyek tertentu, Kawi Sari Coffee dapat menyesuaikan fasilitas dan konsep sesuai kebutuhan.
Dengan kapasitas yang dapat menampung sekitar 50 orang, Kawi Sari Coffee juga dapat menjadi pilihan untuk berkumpul, menikmati hidangan, maupun mengadakan acara dalam suasana yang lebih santai.
“Kita berharap tempat ini bisa menjadi tempat nongkrong bersama keluarga yang nyaman, sekaligus menjadi tempat bagi orang-orang yang ingin mencari makanan tradisional atau yang sedang rindu dengan makanan tradisional Indonesia,” tutur Febby.
Kawi Sari Coffee juga memiliki sejumlah cerita dan karakter yang berbeda di setiap restoran yang dimilikinya. Salah satunya melalui sosok-sosok yang menjadi bagian dari cerita di masing-masing gerai
Dengan membawa sejarah kopi sejak 1870, Kawi Sari Coffee berupaya menjembatani warisan perkebunan kopi Indonesia dengan gaya hidup masyarakat modern—menjadikan kopi, kuliner tradisional, dan ruang berkumpul sebagai satu pengalaman yang utuh.
KAWI SARI Coffee Premium Indonesian Coffee, dengan cerita yang lahir dari perkebunan kopi Indonesia.
Demikian disampaikan oleh Febby Oktavia Paramita, saat ditemui Poskota Nasional.com,senen 14 September 2026.
