JAKARTA, Poskota Nasional
Drone Edu Tech, profesional training center/UASTC-001 yang bergerak di bidang pelatihan dan konsultasi teknologi drone, turut ambil bagian dalam pameran internasional teknologi INTI 2026.
Kehadiran Drone Edu Tech menjadi momentum untuk memperkenalkan layanan pelatihan, sertifikasi, serta konsultasi kepada masyarakat dan pelaku industri yang membutuhkan sumber daya manusia (SDM) kompeten di bidang drone.
Chief Operating Officer Drone Edu Tech, Ferdy A. Suwantana, mengatakan keikutsertaan dalam pameran ini merupakan langkah awal untuk memperkenalkan lebih luas keberadaan Drone Edu Tech sebagai pusat pelatihan profesional di bidang drone.
“Karena ini pertama kali kami mengikuti pameran, kami ingin lebih mengenalkan Drone Edu Tech kepada publik.
Kami ingin masyarakat mengetahui bahwa untuk mendapatkan pelatihan dan kompetensi di bidang drone, mereka bisa mendapatkannya melalui lembaga pelatihan yang tepat,” ujar Ferdy.
Menurutnya, Drone Edu Tech saat ini memiliki sejumlah produk unggulan, khususnya program pelatihan dan sertifikasi kompetensi drone.
Salah satu program yang ditawarkan merupakan pelatihan dasar dengan biaya mulai Rp 1,75 juta, yang dirancang agar peserta memperoleh pengetahuan dan keterampilan dasar hingga mendapatkan sertifikat kompetensi serta Remote Pilot Certificate sesuai ketentuan dan regulasi yang berlaku dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara.
Selain pelatihan dasar, Drone Edu Tech juga menyediakan berbagai program pelatihan yang lebih spesifik, antara lain pelatihan drone mapping, drone photogrammetry, serta pelatihan pengoperasian drone untuk sektor agrikultur.
Program-program tersebut dikembangkan untuk menjawab kebutuhan industri yang semakin luas terhadap pemanfaatan teknologi drone.
“Pelatihannya cukup beragam, mulai dari mapping, photogrammetry, hingga pelatihan menerbangkan drone untuk kebutuhan agrikultur. Semua itu kami siapkan secara internal melalui Drone Edu Tech,” jelas Ferdy.
Tidak hanya berfokus pada pelatihan, Drone Edu Tech juga mengembangkan layanan konsultasi bagi para pengguna drone.
Layanan tersebut ditujukan untuk membantu pengguna maupun pelaku usaha memahami dan menjalankan operasional drone secara aman, profesional, serta sesuai dengan regulasi penerbangan yang berlaku.
Ke depan, Drone Edu Tech juga tengah menyiapkan pengembangan platform digital khusus ekosistem tenaga kerja drone.
Platform tersebut nantinya diharapkan dapat mempertemukan para alumni atau lulusan pelatihan dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga profesional, khususnya pilot drone.
“Alumni kami sudah cukup banyak. Karena itu, kami berencana menyiapkan sebuah platform digital yang bisa menjadi tempat bagi mereka untuk mencari pekerjaan. Di sisi lain, perusahaan yang membutuhkan pilot drone juga dapat mencari SDM melalui platform tersebut,” ungkap Ferdy.
Menurut Ferdy, pengembangan platform tersebut diharapkan tidak hanya menjadi wadah pencarian kerja, tetapi juga bagian dari upaya membangun ekosistem industri drone yang lebih terstruktur. Dengan tersedianya SDM yang kompeten dan mudah diakses industri, pemanfaatan teknologi drone di berbagai sektor diharapkan dapat terus berkembang.
Keikutsertaan Drone Edu Tech dalam INTI 2026 juga menjadi kesempatan untuk memperluas jejaring dengan berbagai pihak, sekaligus memperkenalkan potensi pemanfaatan teknologi drone di Indonesia.
“Harapannya, dari pameran ini Drone Edu Tech bisa semakin dikenal. Kami ingin semakin banyak orang mengetahui ke mana mereka harus belajar dan mendapatkan pelatihan drone secara profesional.
Lebih jauh lagi, kami berharap industri drone bisa terus eksis dan berkembang hingga 30 bahkan 50 tahun ke depan,” tutur Ferdy.
Dengan menggabungkan pelatihan, sertifikasi, konsultasi, serta rencana pengembangan platform SDM, Drone Edu Tech menargetkan kontribusi yang lebih besar dalam membangun sumber daya manusia dan ekosistem industri drone Indonesia yang profesional, kompeten, dan berkelanjutan.
Drone Edu Tech / UASTC-001 berkantor di Jalan Wahyu Raya No. 4, Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan, dan fokus pada pengembangan kompetensi profesional di bidang teknologi serta operasional drone.
