Jakarta, Poskota Nasional
Dewan Industri Event Indonesia (IVENDO) terus memperkuat perannya sebagai organisasi yang menaungi pelaku industri event di Tanah Air.
Memasuki tahun 2026, IVENDO tengah melakukan pemutakhiran data keanggotaan sebagai langkah strategis untuk memperkuat ekosistem industri event yang semakin profesional dan adaptif terhadap perubahan.
Bendahara Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IVENDO, Roswita, SE., MSc, mengatakan bahwa organisasi yang berdiri sejak tahun 2018 tersebut lahir dari semangat kolaborasi 12 asosiasi dan komunitas pelaku industri event. Ke-12 komunitas tersebut kemudian bersatu menjadi satu wadah organisasi yang menaungi berbagai bidang usaha, mulai dari event organizer, vendor, supplier, hingga para profesional di industri event.
“Saat ini IVENDO telah hadir di 22 kota di seluruh Indonesia.
Jumlah anggota aktif kami sekitar 300 perusahaan, sementara sekitar 400 anggota lainnya saat ini berstatus tidak aktif sehingga sedang dilakukan pendataan ulang,” ujar Roswita saat ditemui PoskotaNasional.com di ajang pameran Event Mart yang berlangsung di JHCC Senayan, Jakarta, Kamis (30/7/2026).
Menurut Roswita, pemutakhiran data menjadi sangat penting mengingat industri event mengalami perubahan besar sejak pandemi Covid-19.
Kondisi tersebut diperkuat dengan kebijakan efisiensi anggaran yang menyebabkan sebagian perusahaan menghentikan operasional, melakukan merger, maupun beralih ke bidang usaha lain.
Melalui pendataan tersebut, IVENDO ingin memastikan anggota yang masih aktif menjalankan usaha di bidang event organizer maupun sektor pendukung lainnya agar dapat memperoleh berbagai program pembinaan yang disiapkan organisasi.
“Kami ingin memastikan anggota yang masih aktif dapat mengikuti berbagai program, mulai dari edukasi mengenai perubahan KBLI, perpajakan, sertifikasi, hingga pembinaan usaha yang relevan dengan perkembangan industri event saat ini,” jelasnya.
Roswita juga mengungkapkan bahwa pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IVENDO yang digelar pada Mei 2026 di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, seluruh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) menerima berbagai pembaruan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta arah kebijakan organisasi yang akan menjadi dasar penyusunan program kerja di masing-masing daerah.
Salah satu fokus utama organisasi saat ini adalah memperkenalkan website resmi IVENDO sebagai pusat informasi dan database anggota yang dapat diakses oleh calon mitra dari dalam maupun luar negeri.
“Harapannya, ketika ada penyelenggara atau investor dari luar negeri yang membutuhkan mitra lokal di Indonesia, mereka dapat menemukan referensi anggota IVENDO melalui database kami.
Dengan begitu, kami bisa membantu mempertemukan mereka dengan pelaku industri event yang profesional di berbagai daerah,” katanya.
IVENDO juga berharap industri event nasional terus berkembang melalui penyelenggaraan kegiatan yang aman, berkualitas, dan mampu memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh peserta.
“Kami ingin setiap event menghasilkan kepuasan bagi peserta maupun klien, baik dari kalangan korporasi maupun instansi pemerintah. Standar kualitas itulah yang terus kami dorong agar industri event Indonesia semakin dipercaya,” tutur Roswita.
Di sisi lain, IVENDO berharap dukungan pemerintah terhadap industri event terus meningkat melalui alokasi anggaran yang memadai sehingga penyelenggaraan berbagai kegiatan dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian nasional.
“Kami berharap anggaran pemerintah untuk penyelenggaraan event semakin meningkat sehingga pelaku industri event dapat ikut berkontribusi mengawal penggunaan anggaran tersebut menjadi event-event yang berkualitas dan memberi manfaat luas bagi masyarakat,” pungkasnya.
Roswita menambahkan, dirinya menjabat sebagai Bendahara Umum DPP IVENDO, sementara Ketua Umum DPP IVENDO saat ini adalah Irfan Mahidin dari PT Gemalindo, yang juga dijadwalkan menjadi salah satu narasumber dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung hari ini.
