Jakarta Jiexpo, Poskota Nasional
PT Daya Panca Raya menegaskan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia Indonesia yang kompeten dan berdaya saing global melalui penguatan pendidikan dan pelatihan vokasi.
Komitmen tersebut disampaikan Direktur Utama PT Daya Panca Raya , Deasy Christanty, A.Md saat ditemui Poskota Nasional di sela-sela pameran GEM Indonesia 2026 yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Dalam pameran tersebut, PT Daya Panca Raya lebih menonjolkan peran Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang menjadi ujung tombak dalam menyiapkan calon pekerja migran Indonesia (CPMI), khususnya di bidang welding (pengelasan) untuk memenuhi kebutuhan industri galangan kapal di Korea Selatan.
Desi menjelaskan bahwa PT Daya Panca Raya bergerak di bidang manajemen rekrutmen dan penempatan calon pekerja migran Indonesia ke berbagai negara tujuan.
Dalam proses tersebut, perusahaan didukung oleh LPK yang dimiliki melalui kolaborasi antara mitra Indonesia dan Korea Selatan.
“Kami telah bekerja sama dengan Samsung Heavy Industries selama kurang lebih lima tahun. Melalui kerja sama tersebut, kami telah memberangkatkan lebih dari 1.000 tenaga kerja Indonesia untuk bekerja di galangan kapal Samsung Heavy Industries di Korea Selatan,” ujar Desi.
Menurutnya, pelatihan yang diberikan tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan teknis pengelasan, tetapi juga membekali peserta dengan kemampuan bahasa Korea selama kurang lebih tiga bulan sebagai persiapan sebelum diberangkatkan.
Selama mengikuti pendidikan di LPK, peserta juga mendapatkan fasilitas penunjang, termasuk tempat tinggal (mess), sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung secara optimal.
Biaya pelatihan disesuaikan dengan kebutuhan operasional, termasuk penggunaan material praktik yang bernilai tinggi, terutama untuk pelatihan pengelasan.
Setelah ditempatkan di Korea Selatan, para pekerja memperoleh kontrak kerja awal selama satu tahun.
Namun, kontrak tersebut dapat diperpanjang sesuai kebutuhan perusahaan dan selama pekerja memenuhi seluruh persyaratan, seperti kesehatan, disiplin kerja, kepatuhan terhadap peraturan perusahaan, serta memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan.
Selain mempertahankan kerja sama dengan Korea Selatan, PT Daya Panca Raya kini mulai memperluas peluang penempatan tenaga kerja ke Jepang.
Langkah tersebut sejalan dengan meningkatnya kebutuhan tenaga kerja terampil di sektor industri serta program pemerintah dalam mendorong penguatan pendidikan vokasi dan pengembangan SMK berorientasi global.
“Kami ingin membuka peluang yang lebih luas, tidak hanya ke Korea Selatan, tetapi juga ke Jepang dan negara-negara lain.
Harapan kami, semakin banyak negara yang membuka kuota bagi tenaga kerja Indonesia sehingga semakin banyak kesempatan kerja yang dapat dimanfaatkan oleh generasi muda,” kata Desi.
Ia menambahkan, keberadaan pekerja migran Indonesia tidak hanya memberikan kontribusi terhadap devisa negara, tetapi juga menjadi sarana transfer teknologi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia nasional.
“Ketika para pekerja kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan kontraknya, mereka membawa pengalaman, keterampilan, disiplin kerja, serta penguasaan teknologi yang dapat diterapkan untuk membangun industri di dalam negeri.
Dengan demikian, manfaat yang diperoleh tidak hanya dirasakan secara ekonomi, tetapi juga melalui peningkatan kualitas SDM Indonesia,” pungkasnya.
Melalui penguatan pelatihan vokasi, kemitraan internasional, dan perluasan negara tujuan penempatan, PT Daya Panca Raya optimistis dapat terus berkontribusi dalam mencetak tenaga kerja Indonesia yang profesional, kompetitif, dan siap bersaing di pasar kerja global ,tambah Desi Christanty , A.Md kepada Poskota Nasional .
