NICE PIK 2 , Poskota Nasional
PT Maha Kimia Indonesia memanfaatkan ajang Indo Livestock 2026 sebagai sarana memperluas jaringan pemasaran dan memperkenalkan berbagai bahan baku inovatif untuk industri pakan ternak dan kesehatan hewan di Indonesia.
Sebagai distributor bahan baku yang fokus pada sektor animal feed dan veteriner, PT Maha Kimia Indonesia mengimpor berbagai produk berkualitas dari sejumlah negara seperti Tiongkok, Korea Selatan, dan Spanyol.
Perusahaan yang berdiri sejak tahun 2010 ini merupakan bagian dari unit bisnis Agro yang terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan industri Veterinary.
Menurut Dedi Purwanto, Head Business Living Sciences PT Maha Kimia Indonesia, hingga pertengahan tahun 2026 perusahaan mencatat pertumbuhan business unit Agro sekitar 13 persen an , dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
“Kenaikan nilai tukar dolar AS memang berdampak pada harga bahan baku impor. Namun kondisi tersebut juga mendorong pelanggan untuk melakukan pembelian lebih awal sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kenaikan harga di masa mendatang,” ujar Dedi.
Saat ini, pemasaran produk PT Maha Kimia Indonesia telah menjangkau berbagai wilayah di Indonesia, terutama Jabodetabek, Sumatera, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga sebagian Kalimantan.
Perusahaan terus berupaya memperluas penetrasi pasar ke berbagai daerah sentra peternakan nasional.
Dalam pameran Indo Livestock 2026, PT Maha Kimia Indonesia memperkenalkan sejumlah bahan baku unggulan, antara lain Silymarin Extract yang berfungsi mendukung kesehatan hati pada hewan peliharaan dan ternak.
Selain itu, perusahaan juga memperkenalkan Niacin atau Vitamin B3 yang berperan penting dalam metabolisme energi dan meningkatkan daya tahan tubuh hewan melalui pembentukan koenzim NAD dan NADP .
Meski beberapa produk masih dalam tahap pengembangan pasar di Indonesia, PT Maha Kimia Indonesia telah memasarkan sejumlah produk yang terbukti memberikan manfaat bagi industri peternakan.
Salah satunya adalah NWK A – FV , produk berbentuk cair yang memiliki fungsi anti bakteri , anti virus , dan anti jamur
Selain membantu mengendalikan berbagai mikroorganisme patogen seperti E. coli dan Staphylococcus, penggunaan NWK A- FV juga dilaporkan mampu membantu meningkatkan produktivitas peternakan, termasuk mempercepat produksi telur dan menurunkan tingkat kematian ternak.
“Secara fungsi, NWK A- FV tidak hanya membantu mengendalikan bakteri, tetapi juga mendukung performa peternakan secara keseluruhan. Produk ini mudah diaplikasikan karena cukup diencerkan dengan air dan disemprotkan ke area kandang,” jelas Dedi.
Partisipasi dalam Indo Livestock 2026 diharapkan mampu membuka peluang kerja sama baru dengan peternak, konsultan peternakan, produsen pakan ternak, hingga pelaku industri terkait dari berbagai daerah di Indonesia.
“Pameran ini menjadi momentum penting untuk memperluas jangkauan pasar.
Banyak pelaku usaha peternakan dari luar Jabodetabek bahkan luar Pulau Jawa yang hadir, sehingga memberikan kesempatan bagi kami untuk memperkenalkan solusi dan produk yang dimiliki kepada pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Selain berpartisipasi dalam pameran di Jakarta, PT Maha Kimia Indonesia juga aktif mengikuti berbagai kegiatan industri di Surabaya yang menjadi salah satu pusat pertumbuhan sektor peternakan nasional, khususnya untuk wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah, Kalimantan, dan Sulawesi.
PT Maha Kimia Indonesia berkantor pusat di Ruko Tekno Boulevard Blok G1-G3, Setu, Tangerang Selatan, Banten.
Perusahaan terus berkomitmen menghadirkan bahan baku berkualitas untuk mendukung kemajuan industri pakan ternak, kesehatan hewan, pangan, kosmetik, dan berbagai sektor industri lainnya di Indonesia.
PT Maha Kimia Indonesia merupakan perusahaan distributor bahan baku yang melayani berbagai sektor industri, termasuk animal feed, veteriner, pangan, kosmetik, dan industri manufaktur lainnya , tutur Dedi
Dengan jaringan pemasok global dan pengalaman lebih dari satu dekade, perusahaan berkomitmen menyediakan produk berkualitas tinggi serta solusi inovatif bagi pelanggan di seluruh Indonesia, tambah Dedi Purwanto kepada Poskota Nasional.
