Jakarta, Poskota Nasional
Brand Regency dari PT. Sinar Continental dan PT. Multi Warna Karpetindo Agung tampil dengan Produk Baru Untuk ajang Busworld Southeast Asia Jakarta 2026 yang berlangsung pada 20–22 Mei 2026 di Hall B & C JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Andrew Wibowo selaku Business Director menyampaikan optimisme terhadap perkembangan industri interior otomotif dan peluang pasar Asia Tenggara yang semakin terbuka.
PT. Sinar Continental dikenal sebagai perusahaan manufaktur tekstil interior otomotif, sementara PT. Multi Warna Karpetindo Agung bergerak di industri karpet otomotif dengan brand Regency yang telah banyak digunakan pada berbagai armada kendaraan komersial di Indonesia.
Saat ditemui Media Online Nasional Poskota Nasional.com pada hari terakhir pameran, Andrew Wibowo menjelaskan bahwa perusahaan yang berpusat di Cimahi, Bandung tersebut fokus memproduksi berbagai material interior kendaraan, mulai dari kain tekstil otomotif, pelapis kursi, hingga material untuk kendaraan komersial seperti bus dan kereta api.
Andrew , mengatakan Kami bergerak di bidang tekstil teknik otomotif, khususnya untuk kebutuhan interior kendaraan komersial maupun transportasi lainnya. Produk kami sudah banyak digunakan oleh berbagai ATPM dan builder bus di Indonesia,” ujarnya.
Andrew , mengatakan bahwa penyelenggaraan Busworld Southeast Asia tahun ini menunjukkan perkembangan positif, terutama dari sisi jumlah dan kualitas pengunjung yang semakin beragam. Menurutnya, tidak hanya pelaku industri lokal, tetapi juga buyer dan pengunjung dari luar negeri mulai banyak hadir dan melihat potensi industri karoseri serta interior otomotif Indonesia.
“Sekarang pengunjungnya jauh lebih bervariasi. Tidak hanya dari Indonesia, tetapi juga mulai banyak buyer luar negeri yang datang. Ini menjadi peluang bagus untuk memperluas pasar dan jaringan bisnis kami ke depan,” tuturnya.
Andrew juga menegaskan bahwa produk-produk Regency mengedepankan kualitas, daya tahan, dan desain yang mampu memberikan kenyamanan lebih bagi penumpang kendaraan umum, khususnya bus. Material yang diproduksi dirancang agar kuat, tahan lama, namun tetap memiliki tampilan menarik dan modern.
Selama tiga hari pelaksanaan pameran, pihaknya mengaku mendapatkan banyak calon mitra dan pelanggan baru yang potensial untuk pengembangan pasar domestik maupun ekspor.
Ia berharap penyelenggara Busworld Southeast Asia ke depan dapat menghadirkan lebih banyak buyer internasional dari kawasan Asia Tenggara maupun negara Asia lainnya agar industri pendukung otomotif Indonesia semakin dikenal di pasar global.
“Kami berharap event seperti ini terus berkembang dan semakin banyak mengundang buyer dari luar negeri. Dengan begitu, pelaku industri lokal bisa lebih efektif memperluas jaringan dan meningkatkan peluang ekspor,” ungkapnya.
Selain itu, Andrew juga berharap pemerintah dapat terus memberikan dukungan terhadap industri lokal, terutama melalui kebijakan yang mampu melindungi produk dalam negeri agar tetap kompetitif di tengah masuknya produk impor.
Busworld Southeast Asia 2026 sendiri menjadi salah satu ajang penting bagi pelaku industri transportasi, karoseri, interior kendaraan, hingga teknologi pendukung transportasi publik di kawasan Asia Tenggara.
Event ini mempertemukan produsen, supplier, operator, dan buyer dari berbagai negara dalam satu platform bisnis dan teknologi transportasi terpadu.
