Tangerang, Poskota Nasional

Brand sanitary lokal Ateson tampil mencuri perhatian dalam ajang ARCH:ID 2026 di ICE BSD City dengan menghadirkan konsep desain terintegrasi yang mengedepankan harmoni warna dan kemudahan bagi konsumen.
Mengusung konsep integrated color design, Ateson menawarkan solusi sanitary yang tidak hanya fokus pada fungsi, tetapi juga estetika menyeluruh. Konsumen dapat menemukan berbagai kebutuhan kamar mandi mulai dari shower, aksesoris, hingga detail kecil dengan warna yang selaras dalam satu brand.
” Ateson ingin memudahkan customer. Jadi saat mereka memilih produk, tidak perlu lagi mencari padanan di tempat lain karena semua sudah terintegrasi, baik dari sisi desain maupun warna,” ujar perwakilan tim Ateson saat ditemui di pameran.
Tren warna menjadi salah satu kekuatan utama Ateson.
Saat ini, warna-warna seperti brushed copper dan finishing bernuansa hangat menjadi favorit pasar karena memberikan kesan mewah dan modern pada ruang.
Dalam pameran ini, Ateson turut berkolaborasi dalam sebuah booth bertajuk “Arunika”, bersama beberapa brand pendukung interior lainnya, menghadirkan konsep ruang yang utuh mulai dari sanitary, paneling, hingga flooring.
Sebagai brand lokal asal Bandung, Ateson memiliki perjalanan panjang sejak 1989 di industri terkait, sebelum akhirnya secara resmi dipasarkan dengan nama Ateson pada 2019. Saat ini, Ateson menyasar segmen menengah hingga premium dengan kualitas material yang mampu bersaing dengan brand internasional.
Untuk harga, produk Ateson berada di kisaran mulai dari Rp1 jutaan untuk aksesoris, sementara produk seperti shower berada di rentang Rp 3–4 jutaan.
Selain itu, Ateson juga menghadirkan lini baru bernama “Alira” yang menyasar segmen lebih terjangkau, dengan harga mulai dari Rp 400 ribu hingga Rp 600 ribu.
Seluruh produk Ateson dilengkapi garansi hingga lima tahun, sebagai bentuk komitmen terhadap kualitas dan kepercayaan konsumen.
Keunggulan lain yang ditawarkan adalah fleksibilitas desain, di mana setiap produk dirancang untuk memenuhi kebutuhan arsitek dan desainer yang membutuhkan variasi warna dan material spesifik dalam proyek mereka.
Dalam ajang ARCH:ID tahun ini, Ateson tidak berfokus pada penjualan langsung, melainkan memperkuat brand awareness di kalangan arsitek, desainer interior, dan kontraktor.
“Kami ingin lebih dikenal dulu. Harapannya ke depan bisa lebih banyak berkolaborasi dengan para arsitek dan desainer, sehingga brand Ateson semakin mudah ditemukan dan digunakan dalam berbagai proyek,” tambah perwakilan tim.
Ke depan, Ateson juga tengah menyiapkan sejumlah inovasi produk baru hasil kolaborasi dengan desainer, yang rencananya akan diluncurkan pada event mendatang.
