oplus_32
Jakarta, Poskota Nasional
Karoseri Tri Jaya Union mencatat sejarah baru dengan keikutsertaan perdananya dalam ajang pameran internasional industri otomotif dan transportasi tahun 2026.
Sebagai salah satu karoseri tertua di Indonesia yang telah berdiri sejak 1978, perusahaan terus menunjukkan eksistensinya melalui inovasi produk dan pengembangan kendaraan penumpang premium.
Tahun ini menandai perjalanan 48 tahun Tri Jaya Union dalam industri karoseri nasional. Dalam pameran tersebut, perusahaan menghadirkan tiga unit andalan, yaitu Medium bus Triun MX , Microbus Triun CX ( all new) 700 jutaan dan micro bus Neo Grantour 800 jutaan serta produk terbaru yang resmi diluncurkan ke publik.
Presiden Direktur Tri Jaya Union, Dhimas Yuniarso, menjelaskan bahwa keikutsertaan di pameran internasional menjadi momentum penting untuk memperkenalkan kualitas dan inovasi produk karoseri Indonesia kepada masyarakat luas.
” Hari ini adalah pertama kalinya Tri Jaya Union ikut international exhibition. Kami ingin masyarakat bisa melihat langsung produk kami, mencoba interiornya, merasakan kenyamanannya, dan mengenal kualitas karoseri buatan Indonesia,” ujar Dhimas Yuniarso.
Produk terbaru menjadi sorotan utama dalam pameran tersebut.
Menggunakan basis Isuzu NLR, unit ini hadir sebagai microbus premium dengan desain full body custom dan interior eksklusif.
Berbeda dengan microbus konvensional yang masih menggunakan kabin asli bawaan chassis, dirancang ulang sepenuhnya dengan desain original dari Tri Jaya Union.
” Untuk model terbaru ini, seluruh body kami desain ulang 100 persen sehingga tampil lebih premium, lebih lega, dan lebih nyaman,” jelas Dhimas.
Hadir dengan konfigurasi 17 kursi yang memberikan ruang kabin lebih luas dan nyaman bagi penumpang. Sementara model microbus lainnya hadir dengan kapasitas hingga 19 seat untuk memenuhi kebutuhan pasar yang berbeda.
Tri Jaya Union juga menegaskan keunggulan utama produknya terletak pada konstruksi full ring frame yang diklaim memberikan tingkat keamanan lebih tinggi dibanding konstruksi microbus pada umumnya.
” Kami menjadi salah satu karoseri yang menggunakan konstruksi full ring frame pada microbus. Jadi struktur rangka benar-benar dibuat seperti big bus sehingga lebih kuat dan lebih aman,” tambah Dhimas.
Untuk harga, unit dipasarkan micro Bus Neo Grantour mulai dari Rp 800 juta on the road, sedangkan model microbus Triun CX ( all new ) lainnya berada di kisaran Rp700 juta, tergantung konfigurasi interior dan kebutuhan konsumen.
Selain meluncurkan produk baru, Tri Jaya Union juga menyediakan unit test drive bagi pengunjung pameran untuk mencoba langsung New Grand Tour yang telah dipasarkan secara nasional.
Saat ini produk Tri Jaya Union telah digunakan di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Sumatera seperti Medan, Pekanbaru, Palembang, Jambi, dan Lampung, hingga Pulau Jawa, Bali, Lombok, dan Makassar.
Meski pasar otomotif dan transportasi saat ini dinilai masih bergerak dinamis, Tri Jaya Union optimistis permintaan akan kembali meningkat setelah momentum libur sekolah dan akhir tahun.
” Kami percaya pasar akan kembali bergerak lebih baik hingga akhir tahun.
Fokus kami saat ini tetap memperkuat pasar domestik dan memperkenalkan produk-produk terbaik kepada masyarakat,” tutup Dhimas Yuniarso.
Tri Jaya Union merupakan perusahaan karoseri asal Indonesia yang berdiri sejak tahun 1978.
Selama hampir lima dekade, perusahaan fokus memproduksi berbagai kendaraan penumpang dan microbus dengan mengedepankan kualitas, keamanan, dan inovasi desain untuk pasar domestik Indonesia.
