Tangerang Selatan, Poskota Nasional

Produsen lampu LED lokal, Ecova, menunjukkan eksistensinya sebagai brand premium buatan Indonesia dalam ajang ARCH:ID 2026 yang digelar di ICE BSD City.
Diwakili oleh tim marketing, Sendy, Ecova menjelaskan bahwa perusahaan telah beroperasi selama lima tahun dengan fasilitas produksi yang berlokasi di kawasan Curug.
Berbekal pengalaman sebagai produsen berbagai merek lampu, Ecova kini fokus menghadirkan produk dengan kualitas premium yang dikontrol langsung dari pabrik sendiri.
” Kami sebelumnya memproduksi banyak brand, tapi melihat peluang, kami ingin menghadirkan satu produk lampu premium dengan kualitas yang benar-benar terjaga.
Dengan produksi sendiri, kami bisa memastikan konsistensi kualitas dan memberikan garansi kepada konsumen,” ujar Sendy.
Ecova menawarkan berbagai jenis lampu LED untuk kebutuhan residensial, komersial, hingga industrial.
Rentang harga produk pun cukup luas, mulai dari Rp20 ribuan untuk lampu standar hingga jutaan rupiah untuk produk premium. Bahkan, untuk kebutuhan khusus seperti lampu stadion, Ecova menyediakan produk dengan harga mencapai Rp15 juta per unit.
Salah satu keunggulan yang ditawarkan adalah inovasi produk yang belum banyak dimiliki kompetitor, seperti ceiling panel berdaya 70 watt yang diklaim masih jarang ditemukan di merek lain.
Selain itu, Ecova juga menghadirkan lampu jalan dengan harga kompetitif, mulai di bawah Rp500 ribu.
Dari sisi kualitas dan legalitas, Ecova telah mengantongi berbagai sertifikasi, termasuk Standar Nasional Indonesia (SNI), serta sebagian produknya telah memenuhi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dengan persentase sekitar 50 persen.
Tak hanya lampu, Ecova juga menghadirkan produk saklar dan stop kontak melalui kerja sama dengan brand internasional, yang telah menguasai sebagian besar pasar di negara asalnya dan dikenal dari sisi desain serta keamanan.
Dalam pameran ARCH:ID tahun ini, Ecova menargetkan segmen arsitek, desainer, kontraktor, serta pasar ritel.
Antusiasme pengunjung dinilai tinggi, terutama setelah perusahaan mulai membuka penjualan langsung pada hari ketiga pameran.
“Respon pengunjung sangat positif.
Di awal memang banyak yang bertanya, dan ketika kami mulai penjualan, ternyata antusiasmenya tinggi,” tambah Sendy.
Ke depan, Ecova berharap dapat meningkatkan edukasi kepada masyarakat bahwa produk lokal mampu bersaing, bahkan melampaui kualitas produk impor.
“Kami ingin mengubah persepsi bahwa produk luar selalu lebih baik. Produk lokal seperti Ecova juga mampu menghadirkan kualitas premium yang bisa digunakan oleh semua segmen,” tambah Sendy saat didampingi Direktur Ecova Hendry kepada Poskota Nasional ,26/5/2026
