Jakarta , Poskota Nasional

Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian menegaskan komitmennya dalam mendukung program nasional percepatan cetak sawah dan penguatan infrastruktur pertanian, khususnya di wilayah Provinsi Riau.
Sebelumnya, pemerintah daerah telah menerima arahan untuk menyusun dan mengajukan usulan terkait pengembangan lahan sawah baru serta sistem irigasi yang sesuai dengan kondisi wilayah masing-masing.
Menindaklanjuti hal tersebut, Kota Dumai telah mengusulkan sejumlah program strategis yang difokuskan pada pengembangan lahan di beberapa titik potensial, terutama di Kecamatan Sungai Sembilan dan Kecamatan Dumai Timur.
Berbeda dengan daerah lain yang memiliki sumber irigasi alami dari sungai, Kota Dumai mengandalkan sistem irigasi berbasis perpompaan.
Oleh karena itu, usulan yang diajukan mencakup penyediaan sarana dan prasarana pendukung seperti alat pompa air, mesin perpompaan, serta alat dan mesin pertanian (alsintan) guna menunjang optimalisasi cetak sawah baru.
Hajah Elywarti , Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Dumai menyampaikan bahwa, seluruh usulan tersebut telah disusun berdasarkan kebutuhan riil di lapangan, dengan harapan dapat segera direalisasikan oleh pemerintah pusat.
“Kami berharap setelah penyampaian usulan ini, bantuan yang telah diajukan dapat segera dieksekusi sesuai dengan harapan Bapak Menteri Pertanian RI Prof Dr Amran Sulaiman .
Hal ini sangat penting untuk meningkatkan produktivitas pertanian serta mendukung ketahanan pangan di Kota Dumai,” ujarnya.
Program ini diharapkan tidak hanya mampu membuka lahan pertanian baru, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petani serta memperkuat ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan.
Pemerintah Kota Dumai berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat dan provinsi dalam mewujudkan sektor pertanian yang maju, mandiri, dan modern, demikian kata hj Elywarti kadis ketahanan pangan Dumai Riau Pekanbaru saat ditemui di kantor kementrian Pertanian RI , dalam acara Pelantikan pengurus AKPSI asosiasi kabupaten penghasil sawit Indonesia periode 2025-2030, Senen 20/4/2026
