JAKARTA , Poskota Nasional
Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia (PPGI) Sulawesi Selatan mencatat perkembangan organisasi yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Jumlah anggota yang sebelumnya hanya sekitar 20 perusahaan, kini telah berkembang menjadi lebih dari 60 anggota.
Ketua DPD PPGI Sulawesi Selatan, Haji Zainal Abidin, mengatakan pertumbuhan tersebut merupakan hasil dari konsistensi organisasi dalam membangun komunikasi, silaturahmi, serta memberikan ruang bagi para pelaku industri grafika untuk saling berbagi pengalaman dan menghadapi berbagai persoalan yang dihadapi dunia percetakan.

“Alhamdulillah, ketika saya menjadi Ketua DPD PPGI Sulawesi Selatan, anggota yang sebelumnya sekitar 20-an sekarang sudah mencapai lebih dari 60 anggota. Bahkan ada bidang yang anggotanya mencapai tiga sampai empat perusahaan,” ujar Zainal Abidin saat ditemui dalam acara Munas PPGI di sela-sela pameran All Printing Indonesia di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (9/10/2026).
Menurutnya, pertumbuhan keanggotaan tersebut tidak terlepas dari upaya DPD PPGI Sulawesi Selatan yang secara rutin menggelar kegiatan silaturahmi bersama anggota. Pertemuan tersebut menjadi sarana untuk mempererat hubungan sekaligus membahas berbagai persoalan dan perkembangan industri grafika di Sulawesi Selatan.
“Kami setiap bulan mengadakan silaturahmi dengan anggota. Di situ kami saling bertukar pengalaman, membahas masalah-masalah grafika yang ada di Sulawesi Selatan, dan bersama-sama mencari jalan keluarnya,” katanya.
Zainal menilai organisasi akan semakin kuat apabila komunikasi antara pengurus dan anggota terus dijaga.
Karena itu, ia berkomitmen untuk menjadikan PPGI sebagai wadah yang mampu memberikan manfaat nyata bagi seluruh pelaku usaha percetakan.
Selain perkembangan jumlah anggota, Zainal juga mengapresiasi berbagai upaya PPGI dalam membangun komunikasi dengan pemerintah.
Menurutnya, hubungan tersebut penting agar aspirasi pelaku industri grafika dapat disampaikan secara langsung dan mendapatkan perhatian dari pemangku kebijakan.
Ia menyebut sejumlah persoalan yang berkaitan dengan industri grafika, termasuk berbagai kebutuhan administrasi dan kebijakan pemerintah, telah menjadi bagian dari pembahasan organisasi.
“Alhamdulillah, kami juga sudah melakukan berbagai pertemuan dan komunikasi dengan pemerintah, mulai dari Kementerian Perindustrian dan pihak-pihak terkait. Ini menjadi kebanggaan bagi kami karena aspirasi anggota bisa disampaikan dan dibicarakan,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Zainal Abidin juga menyampaikan apresiasinya atas terpilihnya kembali Pak Mugi sebagai Ketua Umum PPGI.
Ia menilai keberlanjutan kepemimpinan tersebut merupakan hal positif bagi organisasi karena dapat menjaga kesinambungan program dan konsolidasi PPGI di seluruh Indonesia.
“Kami bangga dengan terpilihnya kembali Pak Mugi. Luar biasa. Kami sebagai ketua DPD dan khususnya seluruh anggota di Sulawesi Selatan sangat mengapresiasi perkembangan organisasi di bawah kepemimpinan beliau,” ujarnya.
Zainal berharap kepemimpinan PPGI ke depan dapat semakin memperkuat koordinasi antara Dewan Pengurus Pusat (DPP) dan seluruh DPD.
Menurutnya, struktur organisasi dan pembagian tugas merupakan bagian penting yang perlu terus diperkuat agar program kerja dapat berjalan secara efektif.
“Kalau mengenai struktur organisasi, tentu menjadi kewenangan Ketua Umum untuk mengaturnya. Kami di daerah tentu siap mendukung dan menjalankan program organisasi bersama-sama,” kata Zainal.
Ia menegaskan, kekuatan PPGI berada pada kebersamaan seluruh anggotanya.
Dengan semakin banyaknya anggota yang bergabung di berbagai daerah, ia optimistis PPGI dapat menjadi organisasi yang semakin kuat dalam memperjuangkan kepentingan industri grafika nasional.
“Kami berharap PPGI semakin maju, semakin solid, dan mampu menjadi rumah bersama bagi seluruh pelaku industri grafika di Indonesia,” pungkasnya.
