Jakarta, Poskota Nasional
Perusahaan teknologi analitik data dan solusi sumber daya manusia (SDM), Talentlytica, terus memperkuat posisinya sebagai mitra strategis bagi perusahaan dan institusi dalam menghadirkan pengambilan keputusan berbasis data. Berdiri sejak 2019, Talentlytica kini telah melayani lebih dari 500 klien dari berbagai sektor, mulai dari perusahaan swasta, BUMN, hingga instansi pemerintah.
Chief Commercial Officer Talentlytica, Frangky Hakim, mengatakan bahwa meningkatnya adopsi teknologi digital di Indonesia turut mendorong kebutuhan perusahaan terhadap data yang akurat, aman, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar pengambilan keputusan.
“Semakin tinggi adopsi teknologi, semakin besar pula kesadaran perusahaan akan pentingnya data. Kami hadir untuk membantu menyajikan data yang akurat sehingga proses pengambilan keputusan menjadi lebih cepat, tepat, dan efektif,” ujar Frangky saat ditemui di ajang Digital Transformation Indonesia (DTI) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Kamis (6/8/2026).
Berkantor pusat di Jakarta, Talentlytica telah dipercaya berbagai perusahaan besar seperti BRI, Paragon Corp, Ninja Xpress, serta sejumlah kementerian dan lembaga pemerintah.
Menurut Frangky, keunggulan utama Talentlytica terletak pada kualitas data yang akurat,
keamanan sistem, serta kemampuan perusahaan dalam mengolah data menjadi informasi yang mudah dipahami dan digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan bisnis.
Selain menyediakan platform analitik data,
Talentlytica juga menghadirkan berbagai layanan, mulai dari asesmen SDM, rekrutmen berbasis data, hingga solusi people analytics yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing klien.
“Setiap proyek memiliki kebutuhan yang berbeda.
Misalnya, bersama BRI kami pernah mengerjakan proyek berbasis kebutuhan bisnis untuk membantu menganalisis karakteristik tenaga penjualan sehingga perusahaan dapat menentukan profil yang paling sesuai untuk mencapai kinerja terbaik,” jelasnya.
Frangky menegaskan bahwa Talentlytica tidak sekadar menjadi penyedia teknologi, tetapi ingin menjadi strategic partner bagi perusahaan dalam menyusun strategi bisnis berbasis data.
Ke depan, perusahaan akan tetap fokus melakukan ekspansi pasar dengan memperluas jumlah pelanggan di berbagai sektor industri.
“Kami tidak ingin berhenti di angka 500 klien. Kami akan terus bertumbuh dan membantu lebih banyak organisasi memanfaatkan data sebagai dasar pengambilan keputusan yang lebih baik,” katanya.
Lebih jauh, Talentlytica juga membawa visi untuk membantu setiap individu menemukan pekerjaan yang sesuai dengan potensi dan kompetensinya.
“Mimpi besar kami adalah membantu lebih banyak orang bekerja di tempat yang benar-benar cocok bagi mereka. Dengan memanfaatkan data, kami ingin memberdayakan individu maupun organisasi agar dapat mengambil keputusan yang lebih tepat,” tutup Frangky kepada Poskota Nasional
