BSD City, Poskota Nasional.
Produk fesyen ramah lingkungan karya UMKM lokal asal Jombang, Jawa Timur, semakin menunjukkan eksistensinya di pasar nasional.
Dalam ajang Indonesia Woman Fest yang digelar oleh Dyandra Promosindo bersama GRID Network di ICE BSD, pemilik brand underwear anak ramah lingkungan, Ainun Margiansyah, membagikan perjalanan bisnisnya yang telah berjalan hampir satu dekade.
Brand asal Jombang tersebut memulai usahanya sejak 2016 dengan fokus menghadirkan produk underwear anak berbahan ramah lingkungan yang nyaman dan aman digunakan untuk kulit sensitif anak-anak. Seiring perkembangan pasar, produk mereka kini juga tersedia untuk remaja hingga dewasa.
“Awalnya kami fokus membuat underwear untuk anak-anak dan bayi dengan bahan yang ramah lingkungan serta nyaman di kulit. Sekarang produknya sudah berkembang sampai untuk orang dewasa, baik pria maupun wanita,” ujar Ainun.
Produk yang ditawarkan berupa underwear berbahan lembut dan nyaman dengan harga yang masih terjangkau untuk kelas menengah. Untuk satu paket underwear isi tiga, produk dibanderol sekitar Rp 70 ribuan.
Menurut Ainun, meski menyasar segmen menengah ke atas, produknya tetap berusaha hadir dengan harga kompetitif dibanding produk impor serupa.
“Produk lokal sebenarnya kualitasnya bagus dan nyaman dipakai. Banyak konsumen yang setelah memegang langsung produknya jadi tahu kualitas bahan kami memang lembut dan nyaman,” katanya.
Selama ini penjualan dilakukan melalui platform online seperti marketplace dan media sosial, termasuk Shopee dan Instagram. Namun sejak 2023, brand tersebut mulai aktif mengikuti berbagai pameran dan event berskala nasional untuk memperluas pasar, termasuk event fashion umum dan pameran ibu dan anak.
“Kami sangat terbantu dengan event seperti ini karena masyarakat bisa langsung melihat dan merasakan kualitas produk kami,” tambah Ainun
Selain aktif di berbagai pameran, brand tersebut juga kerap mengikuti program pemberdayaan UMKM yang difasilitasi pemerintah dan kementerian terkait.
Dukungan tersebut dinilai penting untuk membantu UMKM daerah memperluas jaringan pasar hingga ke kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya.
Seluruh proses produksi dilakukan di Jombang dengan melibatkan masyarakat lokal, sehingga bisnis ini sekaligus menjadi bagian dari penguatan ekonomi daerah dan pemberdayaan UMKM.
“Harapannya semoga produk-produk ramah lingkungan seperti ini semakin dikenal masyarakat luas dan UMKM lokal Indonesia bisa semakin kuat,” tutup Ainun.
Saat ini produk tersebut dipasarkan secara online melalui marketplace dan media sosial, sambil terus memperluas jangkauan pasar melalui berbagai event dan pameran nasional.
