
Bekasi , Poskota Nasional.
Menurut Haji Agus Salim , mengatakan
Dalam dua tahun, TPQ dan PAUDQu Al-Kausar telah membina lebih dari 120 anak serta aktif menggelar kegiatan sosial dan keagamaan bagi masyarakat.
Lebih lanjut H.Agus Salim , mengatakan Yayasan Kautsar Salim Insani terus menunjukkan komitmennya dalam membangun pendidikan berbasis akhlakul karimah dan kepedulian sosial bagi masyarakat di lingkungan RT 005 RW 016, Pengasinan, Rawalumbu, Kota Bekasi.
Ketua Dewan Pembina Yayasan Kautsar Salim Insani, Haji Agus Salim, mengatakan bahwa konsep pendidikan yang dibangun tidak berorientasi pada komersialisasi, melainkan murni untuk kemaslahatan umat dan pembinaan akhlak anak-anak sejak usia dini.
“Kami tidak berorientasi kepada pendidikan yang komersil.
Ia , mengatakan Niat kami adalah memberikan pendidikan yang bermanfaat bagi warga sekitar, khususnya dalam membentuk generasi yang berakhlakul karimah,” ujar Haji Agus Salim saat ditemui rekan pers Poskota Nasional.com di kantor yayasan Al Kausar di kawasan Cluster Pondok Hijau, Jalan Mandor Benin, Pengasinan, Rawalumbu, Kota Bekasi , kamis 28/5/2027
Menurutnya, dalam kurun waktu dua tahun, pendidikan TPQ yang berada di bawah naungan yayasan telah berkembang pesat dan kini membina sekitar 120 anak.
Yayasan juga memiliki program tabungan anak yatim serta pembagian kelas pembelajaran bernama Kelas Abu Bakar, Umar, Utsman, dan Ali.
Selain pendidikan nonformal TPQ, yayasan juga mengembangkan pendidikan formal usia dini melalui PAUDQu Al-Kausar yang baru berjalan sudah dua tahun dan telah menunjukkan perkembangan positif.
” Alhamdulillah, meski baru berjalan sekitar satu tahun, PAUDQu sudah menunjukkan peningkatan dan bahkan berhasil meraih Juara 3 dalam lomba praktik salat berjamaah anak-anak PAUD yang diselenggarakan di Al-Barkah,” jelasnya.
Haji Agus Salim menekankan bahwa pendidikan akhlak dan adab menjadi prioritas utama dibanding sekadar kemampuan akademik.
” Anak pintar tanpa akhlak itu tidak ada artinya. Sekarang banyak anak yang kurang menghormati orang tua maupun gurunya. Karena itu sejak kecil anak-anak harus dididik tentang etika, adab, dan akhlak yang baik,” tegasnya.
Dalam bidang sosial dan keagamaan, Yayasan Kautsar Salim Insani juga rutin menggelar kegiatan qurban setiap Hari Raya Idul Adha.
Tahun ini, yayasan menyalurkan satu ekor sapi dengan berat sekitar 550 kilogram dan tujuh ekor kambing kepada masyarakat melalui lebih dari 400 kupon pembagian qurban , buat warga sekitar Rawa lumbu Pengasinan kota Bekasi
Kegiatan sosial lainnya yang mendapat apresiasi masyarakat adalah sunatan massal gratis bagi 26 anak yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Bekasi dan mendapat dukungan dari Sekretaris Daerah Kota Bekasi, Junaedi, ujarnya
“Semua gratis, mulai dari dokter, obat-obatan hingga peralatan medis. Kami hanya memberikan uang saku kepada anak-anak peserta sunatan,” katanya.
Ketua Yayasan Kautsar Salim Insani, Fahmi Mubarok, menjelaskan bahwa pendidikan yang dikembangkan yayasan saat ini terus dievaluasi dan ditingkatkan, baik dari sisi sumber daya manusia maupun metode pembelajaran.
“Dasarnya ini adalah cita-cita orang tua kami untuk membangun pendidikan berbasis akhlak.
Saat ini TPQ sudah berjalan hampir tiga tahun dan PAUDQu mulai berkembang sebagai pendidikan formal di bawah naungan Kementerian Agama,” ujar Fahmi.
Fahmi menambahkan, ke depan yayasan akan melakukan penataan sistem pembelajaran agar lebih optimal, termasuk pengelompokan usia peserta didik agar proses pendidikan berjalan lebih efektif.
Fahmi berharap perjuangan dan cita-cita besar sang ayah dapat terus dilanjutkan oleh generasi penerus yayasan.
” Ini menjadi tugas besar kami sebagai anak-anak beliau untuk terus konsisten mengembangkan pendidikan berbasis akhlakul karimah demi masa depan generasi muda,” pungkasnya.
Yayasan Kautsar Salim Insani merupakan lembaga pendidikan dan sosial yang berlokasi di Cluster Pondok Hijau, Jalan Mandor Benin, Pengasinan, Rawalumbu, Kota Bekasi.
Yayasan ini menaungi TPQ dan PAUDQu Al-Kausar yang fokus pada pendidikan agama, pembentukan akhlak, serta kegiatan sosial kemasyarakatan ,tambah Fahmi Mubarok kepada Poskota Nasional.com
