
Jakarta ,Poskota Nasional
Busworld GEM Indonesia 2026 menjadi momentum pengenalan teknologi sasis bus modern dengan performa tinggi dan fitur keselamatan unggulan.
Industri kendaraan niaga dan transportasi darat Indonesia terus menunjukkan perkembangan positif seiring meningkatnya pembangunan infrastruktur di berbagai daerah.
Hal tersebut disampaikan oleh WILSE Rinaldy, General Manager Sales Operation, saat ditemui Poskota Nasional dalam ajang Busworld Southeast Asia di pameran GEM Indonesia, Jumat (22/5/2026).
Dalam kesempatan tersebut, WILSE menjelaskan bahwa perkembangan pasar kendaraan niaga di Indonesia kini tidak hanya diawali oleh segmen truk, namun juga mulai diikuti pertumbuhan signifikan pada industri bus modern.
“Awalnya pasar memang banyak diawali dari kendaraan truk, namun sekarang perkembangan bus juga sangat positif.
Event seperti Busworld Southeast Asia menjadi momentum penting untuk memperkenalkan teknologi sasis dan kemampuan produk kami kepada masyarakat maupun pelaku usaha transportasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, salah satu keunggulan produk yang ditampilkan terletak pada performa dan spesifikasi teknis yang dinilai lebih unggul dibanding kompetitor di kelasnya.
Selain itu kami hadir dengan tenaga 480 horsepower, sedangkan kompetitor masih berada di angka 410 hingga 450 horsepower. Itu menjadi salah satu strength point kami,” jelas WILSE.
Tidak hanya mengandalkan performa mesin, pihaknya juga menekankan pentingnya aspek keselamatan berkendara.
Untuk itu, kendaraan telah dilengkapi teknologi transmisi retarder guna mendukung sistem pengereman yang lebih aman, terutama pada kecepatan tinggi.
“Fitur retarder ini menjadi bagian penting untuk mendukung keamanan pengereman atau braking system, khususnya pada kendaraan dengan tenaga besar dan operasional jarak jauh,” katanya.
Menurutnya, antusiasme masyarakat dan pelaku industri terhadap event Busworld Southeast Asia juga sangat baik karena memberikan ruang bagi para produsen kendaraan dan karoseri untuk menampilkan inovasi terbaru.
“Kami melihat event ini sangat bagus sebagai sarana introduction product dan edukasi mengenai teknologi sasis.
Kami juga tidak sendiri, tetapi bersama para body builder dan stakeholder lainnya sehingga ekosistem industri bisa berkembang bersama,” lanjutnya.
WILSE juga menyoroti dampak positif pembangunan infrastruktur jalan dan tol yang semakin merata di Indonesia, mulai dari Pulau Jawa hingga Sumatera dan Sulawesi.
Menurutnya, kondisi tersebut akan mendorong kenyamanan transportasi darat sekaligus membuka peluang pertumbuhan industri bus nasional.
“Pembangunan jalan tol dan infrastruktur yang semakin baik tentu menjadi peluang positif.
Penumpang bisa menikmati perjalanan yang nyaman dari Jakarta sampai Surabaya dengan kondisi jalan yang semakin baik seperti yang kita lihat di negara-negara maju,” tuturnya.
Di akhir pernyataannya, ia mengapresiasi penyelenggaraan Busworld GEM Indonesia 2026 yang dinilai berhasil memberikan ruang bagi para pelaku industri untuk memperagakan teknologi serta memperkenalkan identitas dan inovasi perusahaan kepada publik.
” Saya pikir penyelenggaraan event ini sangat bagus karena memberikan ruang bagi kami untuk berekspresi, menyampaikan, dan memperagakan produk-produk kami kepada masyarakat luas,” pungkasnya.
