Jakarta, Poskota Nasional

Brand kuliner asal Malaysia Dapur Mama resmi memperkenalkan peluang bisnis franchise makanan khas Malaysia kepada pasar Indonesia dalam pameran Franchise & License Expo Indonesia (FLEI) di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
CEO Dapur Mama, Shahida Suziela binti Azizan, mengatakan Indonesia menjadi salah satu negara tujuan pengembangan bisnis karena memiliki kedekatan budaya dan cita rasa dengan Malaysia.
” Kami berharap Dapur Mama bisa hadir di Indonesia supaya masyarakat di sini dapat merasakan makanan khas Malaysia.
Kita satu rumpun, rasanya hampir sama, bahasanya juga dekat,” ujar Shahida Suziela saat ditemui Poskota Nasional di ajang FLEI JIExpo Kemayoran, Jumat (8/5/2026).
Dapur Mama sebelumnya telah lebih dulu mengembangkan bisnis di beberapa wilayah Malaysia seperti Kuantan, Cyberjaya, Bandar Baru Bangi, hingga Kuala Lumpur.
Saat ini, jaringan Dapur Mama telah memiliki delapan gerai yang mendapat sambutan positif dari masyarakat Malaysia.
Menurut Shahida, sebelum membuka peluang franchise kepada publik, pihaknya terlebih dahulu menguji konsep bisnis dan kualitas produk di beberapa lokasi untuk memastikan kesiapan operasional.
” Kami mulai dari usaha sendiri dulu. Setelah sambutannya bagus dan sistem sudah siap, baru kami buka peluang franchise,” jelasnya.
Untuk pasar Indonesia, Dapur Mama menawarkan paket franchise senilai sekitar 15 ribu dolar AS atau setara Rp220 juta untuk masa kerja sama lima tahun.
Nilai tersebut sudah mencakup sistem bisnis, dukungan operasional, pelatihan, serta suplai bahan baku utama seperti bumbu, santan, dan kuah khas Dapur Mama.
Tak hanya itu, mitra franchise juga akan mendapatkan pendampingan langsung selama tahap awal operasional restoran.
‘ Kami akan bantu pelatihan selama sekitar satu bulan agar operasional dan kualitas makanan tetap sesuai standar,” tambah Shahida.
Ia menjelaskan, konsep bisnis Dapur Mama mengutamakan kemudahan bagi mitra usaha karena sebagian besar bahan utama telah dipersiapkan oleh pusat sehingga kualitas rasa tetap terjaga.
Selain fokus pada pengembangan bisnis, Dapur Mama juga tengah menyiapkan berbagai perizinan dan sertifikasi yang dibutuhkan untuk masuk ke pasar Indonesia, termasuk sertifikasi halal.
Shahida optimistis pasar kuliner Indonesia memiliki potensi besar karena masyarakat Indonesia dinilai dekat dengan cita rasa masakan Malaysia.
” Kami berharap bisa membuka banyak gerai di Indonesia jika mendapat dukungan dan respons yang baik dari masyarakat,”.
Demikian disampaikan Shahida Suziela binti Azizan, CEO Dapur Mama Malaysia, saat ditemui Poskota Nasional di pameran FLEI JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (8/5/2026).
