Jakarta, Poskota Nasional

PT Kharisma Pratama Abadisejatindo menegaskan komitmennya sebagai one stop solution bagi industri kelapa sawit melalui penyediaan mesin perkebunan, pabrik, serta teknologi digital terintegrasi dalam ajang PALMEX Indonesia 2026 di JIExpo, Jakarta.
Direktur perusahaan, Freddy Tanujaya, menjelaskan bahwa perusahaan tidak hanya berperan sebagai pemasok mesin, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi operasional di sektor perkebunan dan pabrik kelapa sawit.
” Kami menyediakan berbagai solusi, mulai dari alat pemupukan presisi untuk perkebunan hingga mesin-mesin untuk pabrik kelapa sawit (KCP).
Selain itu, kami juga menghadirkan teknologi digital yang memungkinkan monitoring dan pengelolaan data secara real-time,” ujarnya.
Salah satu keunggulan yang ditawarkan adalah integrasi sistem digital pada mesin, yang memungkinkan pencatatan data operasional dilakukan secara otomatis dan terhubung dengan server.
Dengan sistem ini, pelaku usaha dapat mengakses laporan kapan saja dan dari mana saja, sehingga pengambilan keputusan dapat dilakukan lebih cepat dan akurat.
“Dengan digitalisasi, pelaku industri tidak lagi bergantung pada pencatatan manual. Semua data sudah terdokumentasi dengan baik dan dapat langsung digunakan untuk tindakan operasional,” tambah Freddy.
Di tengah dinamika industri sawit global, Freddy mengakui bahwa pelaku usaha menghadapi berbagai tantangan, mulai dari fluktuasi harga hingga kenaikan biaya investasi akibat penguatan nilai tukar mata uang asing seperti dolar AS dan ringgit Malaysia.
Hal ini berdampak pada meningkatnya biaya impor mesin dari berbagai negara seperti Malaysia, Brasil, Argentina, dan Jerman.
“Ini adalah masa transisi bagi industri sawit.
Di satu sisi harga komoditas cukup baik, namun di sisi lain investasi masih tertahan dan biaya impor meningkat. Karena itu, efisiensi menjadi kunci utama,” jelasnya.
Untuk menjawab tantangan tersebut, PT Kharisma Pratama Abadisejatindo menghadirkan mesin-mesin berkualitas dari berbagai negara yang telah terbukti performanya, dengan tujuan membantu pelanggan meningkatkan produktivitas sekaligus menekan biaya operasional.
Perusahaan juga menawarkan berbagai pilihan produk dengan rentang harga yang beragam, mulai dari puluhan juta hingga miliaran rupiah, dengan skema garansi yang disesuaikan berdasarkan jenis mesin, mulai dari tiga bulan hingga satu tahun.
Target utama pasar perusahaan adalah pemilik perkebunan sawit dan pabrik kelapa sawit di seluruh Indonesia.
Melalui pendekatan solusi terintegrasi, perusahaan berharap dapat menjadi mitra utama dalam mendukung pertumbuhan industri sawit nasional.
“Kami ingin menjadi ‘your palm oil partner’ bagi pelanggan kami, dengan menyediakan solusi lengkap dari hulu hingga hilir, termasuk dukungan teknologi digital yang semakin dibutuhkan industri saat ini,” tutup Freddy.
Ke depan, PT Kharisma Pratama Abadisejatindo optimistis bahwa dengan meningkatnya adopsi teknologi dan membaiknya iklim investasi, industri kelapa sawit Indonesia akan semakin kompetitif di tingkat global.
