Jakarta , Poskota Nasional
Persatuan Timur Raya (PETIR) yang berdiri sejak tahun 2024 terus menunjukkan komitmennya sebagai wadah pemersatu masyarakat Indonesia Timur di tanah rantau, khususnya di wilayah Jakarta Timur.
Selama lebih dari dua dekade, PETIR hadir sebagai rumah besar yang merangkul seluruh keluarga Timur Raya dalam semangat persaudaraan, kebersamaan, dan persatuan.
Di DPC Petir Jakarta Timur sendiri, jumlah anggota yang telah resmi terdaftar saat ini mencapai lebih dari 200 orang.
Namun secara keseluruhan, potensi warga Indonesia Timur yang tergabung dan terdata mencapai kurang lebih 1.000 orang. Saat ini, PETIR terus melakukan pendataan dan konsolidasi untuk menyatukan seluruh elemen tersebut dalam satu wadah besar bernama Rumah Adat PETIR, ujar Effendi Emran sebagai Ketua DPC Petir Jakarta Timur berkantor di Keramat jati.
Efendi , mengatakan. Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen untuk mencegah terjadinya gesekan atau hal-hal yang tidak diinginkan, yang selama ini kerap menimbulkan stigma negatif terhadap masyarakat Indonesia Timur.
Lebih lanjut Effendi Emran , mengatakan PETIR ingin membuktikan bahwa masyarakat Timur adalah masyarakat yang menjunjung tinggi adat, menghormati orang tua, menjaga persaudaraan, serta cinta damai.
” Melalui Rumah Adat PETIR, kami ingin menunjukkan bahwa orang Indonesia Timur memiliki tempat berkumpul yang jelas, memiliki struktur, memiliki nilai adat, dan mampu menjadi bagian dari solusi dalam menjaga ketertiban dan keamanan,” ujar Effendi mewakili pengurus.
PETIR juga menegaskan bahwa organisasinya bersifat terbuka dan inklusif. Tidak hanya merangkul warga Indonesia Timur, PETIR siap bekerja sama dengan seluruh elemen masyarakat demi menjaga keutuhan NKRI, khususnya di wilayah DKI Jakarta.
Lebih lanjut Effendi , mengatakan Keberagaman menjadi kekuatan utama PETIR. Di dalam organisasi ini terdapat lintas agama yang hidup berdampingan secara harmonis. Lima agama besar yang dianut anggota menjadi simbol nyata toleransi dan persatuan.
Bahkan, dalam waktu dekat, PETIR berencana menggelar kegiatan buka puasa bersama serta pembagian takjil di bulan Ramadan sebagai wujud kepedulian sosial.
Effendi , mengatakan elain itu, kegiatan kebersamaan juga direncanakan bersama pondok pesantren di wilayah Bogor sebagai bentuk silaturahmi lintas iman dan budaya.
Dengan semangat “bersatu dalam adat, kuat dalam persaudaraan,” PETIR berharap mampu menghapus stigma negatif terhadap masyarakat Indonesia Timur dan menggantinya dengan citra positif sebagai komunitas yang solid, santun, toleran, dan berkontribusi aktif dalam pembangunan bangsa.
Ke depan, PETIR berkomitmen untuk terus memperkuat konsolidasi internal, memperluas keanggotaan, serta membangun kolaborasi dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat demi terciptanya suasana aman, damai, dan harmonis di Jakarta Timur dan sekitarnya , tambah Effendi kepada Poskota Nasional
