Jakarta, Poskota Nasional
Momentum Miladke-28 Partai Bulan Bintang (PBB) menjadi titik penguatan semangat bagi seluruh kader untuk membangun kembali kejayaan partai.
Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua DPW PBB Jawa Tengah, M. Muslich, saat ditemui awak media di sela-sela rangkaian peringatan Milad ke-28 PBB di Hotel Borobudur, Jakarta.
M. Muslich mengungkapkan bahwa kepengurusan DPW PBB Jawa Tengah yang baru berjalan sekitar satu tahun memiliki tekad kuat untuk membesarkan partai di provinsi dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) terbesar ketiga di Indonesia.
“Kami siap mendukung penuh seluruh program partai di bawah kepemimpinan yang baru. Semangat generasi muda yang hadir saat ini menjadi energi baru bagi PBB untuk kembali bangkit,” ujarnya.
Menurutnya, Jawa Tengah merupakan wilayah strategis yang harus menjadi perhatian serius karena memiliki potensi pemilih yang sangat besar.
Ia berharap sinergi antara DPP dan DPW dapat memperkuat langkah konsolidasi menuju Pemilu 2029.
Selama tiga periode terakhir, PBB belum berhasil memperoleh kursi DPRD di Jawa Tengah.
Kondisi tersebut, kata Muslich, justru menjadi motivasi bagi seluruh kader untuk bekerja lebih keras melalui penguatan organisasi hingga tingkat akar rumput.
“Kami akan membangun kembali struktur partai sampai tingkat ranting.
Bahkan kami ingin menghidupkan kembali semangat seperti pada Pemilu 1999, ketika kader PBB hadir hingga tingkat RT dan bergerak langsung bersama masyarakat,” jelasnya.
Muslich juga menyoroti pentingnya evaluasi terhadap sistem demokrasi, khususnya terkait besarnya suara partai-partai yang tidak terkonversi menjadi kursi akibat ambang batas parlemen (parliamentary threshold).
Menurutnya, jutaan suara masyarakat yang tidak terwakili menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian bersama agar kualitas demokrasi Indonesia semakin baik dan aspirasi rakyat dapat tersalurkan secara lebih proporsional.
Di sisi lain, ia melihat adanya harapan masyarakat terhadap hadirnya alternatif politik yang mampu membawa perubahan.
Karena itu, PBB ingin menawarkan politik yang santun, berintegritas, dan mengedepankan nilai-nilai kebangsaan serta toleransi sebagaimana selama ini diperjuangkan partai.
“PBB hadir sebagai partai yang menjunjung persatuan, tidak membeda-bedakan suku, agama, ras maupun golongan. Semangat inilah yang akan terus kami bawa dalam membangun kepercayaan masyarakat,” katanya.
Memasuki usia ke-28 tahun, Muslich menilai PBB telah memasuki fase kedewasaan organisasi..
Ia mengajak seluruh kader menjadikan momentum milad sebagai awal kebangkitan partai untuk kembali memperoleh kepercayaan rakyat.
“Usia 28 tahun adalah usia yang matang. Mari kita satukan langkah, bekerja secara terukur, memperkuat konsolidasi organisasi, dan menghadirkan PBB sebagai pilihan masyarakat pada pemilu mendatang. Dengan semangat kebersamaan, kami optimistis PBB dapat kembali berjaya,” tutup M. Muslich.
DPW PBB Jawa Tengah Tegaskan Komitmen Bangun Kekuatan Partai, Optimistis Hadapi Pemilu 2029
Jakarta, Poskota Nasional
Momentum Miladke-28 Partai Bulan Bintang (PBB) menjadi titik penguatan semangat bagi seluruh kader untuk membangun kembali kejayaan partai.
Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua DPW PBB Jawa Tengah, M. Muslich, saat ditemui awak media di sela-sela rangkaian peringatan Milad ke-28 PBB di Hotel Borobudur, Jakarta.
M. Muslich mengungkapkan bahwa kepengurusan DPW PBB Jawa Tengah yang baru berjalan sekitar satu tahun memiliki tekad kuat untuk membesarkan partai di provinsi dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) terbesar ketiga di Indonesia.
“Kami siap mendukung penuh seluruh program partai di bawah kepemimpinan yang baru. Semangat generasi muda yang hadir saat ini menjadi energi baru bagi PBB untuk kembali bangkit,” ujarnya.
Menurutnya, Jawa Tengah merupakan wilayah strategis yang harus menjadi perhatian serius karena memiliki potensi pemilih yang sangat besar.
Ia berharap sinergi antara DPP dan DPW dapat memperkuat langkah konsolidasi menuju Pemilu 2029.
Selama tiga periode terakhir, PBB belum berhasil memperoleh kursi DPRD di Jawa Tengah.
Kondisi tersebut, kata Muslich, justru menjadi motivasi bagi seluruh kader untuk bekerja lebih keras melalui penguatan organisasi hingga tingkat akar rumput.
“Kami akan membangun kembali struktur partai sampai tingkat ranting.
Bahkan kami ingin menghidupkan kembali semangat seperti pada Pemilu 1999, ketika kader PBB hadir hingga tingkat RT dan bergerak langsung bersama masyarakat,” jelasnya.
Muslich juga menyoroti pentingnya evaluasi terhadap sistem demokrasi, khususnya terkait besarnya suara partai-partai yang tidak terkonversi menjadi kursi akibat ambang batas parlemen (parliamentary threshold).
Menurutnya, jutaan suara masyarakat yang tidak terwakili menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian bersama agar kualitas demokrasi Indonesia semakin baik dan aspirasi rakyat dapat tersalurkan secara lebih proporsional.
Di sisi lain, ia melihat adanya harapan masyarakat terhadap hadirnya alternatif politik yang mampu membawa perubahan.
Karena itu, PBB ingin menawarkan politik yang santun, berintegritas, dan mengedepankan nilai-nilai kebangsaan serta toleransi sebagaimana selama ini diperjuangkan partai.
“PBB hadir sebagai partai yang menjunjung persatuan, tidak membeda-bedakan suku, agama, ras maupun golongan. Semangat inilah yang akan terus kami bawa dalam membangun kepercayaan masyarakat,” katanya.
Memasuki usia ke-28 tahun, Muslich menilai PBB telah memasuki fase kedewasaan organisasi..
Ia mengajak seluruh kader menjadikan momentum milad sebagai awal kebangkitan partai untuk kembali memperoleh kepercayaan rakyat.
“Usia 28 tahun adalah usia yang matang. Mari kita satukan langkah, bekerja secara terukur, memperkuat konsolidasi organisasi, dan menghadirkan PBB sebagai pilihan masyarakat pada pemilu mendatang. Dengan semangat kebersamaan, kami optimistis PBB dapat kembali berjaya,” tutup M. Muslich.
Jakarta, Poskota Nasional
Momentum Miladke-28 Partai Bulan Bintang (PBB) menjadi titik penguatan semangat bagi seluruh kader untuk membangun kembali kejayaan partai.
Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua DPW PBB Jawa Tengah, M. Muslich, saat ditemui awak media di sela-sela rangkaian peringatan Milad ke-28 PBB di Hotel Borobudur, Jakarta.
M. Muslich mengungkapkan bahwa kepengurusan DPW PBB Jawa Tengah yang baru berjalan sekitar satu tahun memiliki tekad kuat untuk membesarkan partai di provinsi dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) terbesar ketiga di Indonesia.
“Kami siap mendukung penuh seluruh program partai di bawah kepemimpinan yang baru. Semangat generasi muda yang hadir saat ini menjadi energi baru bagi PBB untuk kembali bangkit,” ujarnya.
Menurutnya, Jawa Tengah merupakan wilayah strategis yang harus menjadi perhatian serius karena memiliki potensi pemilih yang sangat besar.
Ia berharap sinergi antara DPP dan DPW dapat memperkuat langkah konsolidasi menuju Pemilu 2029.
Selama tiga periode terakhir, PBB belum berhasil memperoleh kursi DPRD di Jawa Tengah.
Kondisi tersebut, kata Muslich, justru menjadi motivasi bagi seluruh kader untuk bekerja lebih keras melalui penguatan organisasi hingga tingkat akar rumput.
“Kami akan membangun kembali struktur partai sampai tingkat ranting.
Bahkan kami ingin menghidupkan kembali semangat seperti pada Pemilu 1999, ketika kader PBB hadir hingga tingkat RT dan bergerak langsung bersama masyarakat,” jelasnya.
Muslich juga menyoroti pentingnya evaluasi terhadap sistem demokrasi, khususnya terkait besarnya suara partai-partai yang tidak terkonversi menjadi kursi akibat ambang batas parlemen (parliamentary threshold).
Menurutnya, jutaan suara masyarakat yang tidak terwakili menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian bersama agar kualitas demokrasi Indonesia semakin baik dan aspirasi rakyat dapat tersalurkan secara lebih proporsional.
Di sisi lain, ia melihat adanya harapan masyarakat terhadap hadirnya alternatif politik yang mampu membawa perubahan.
Karena itu, PBB ingin menawarkan politik yang santun, berintegritas, dan mengedepankan nilai-nilai kebangsaan serta toleransi sebagaimana selama ini diperjuangkan partai.
“PBB hadir sebagai partai yang menjunjung persatuan, tidak membeda-bedakan suku, agama, ras maupun golongan. Semangat inilah yang akan terus kami bawa dalam membangun kepercayaan masyarakat,” katanya.
Memasuki usia ke-28 tahun, Muslich menilai PBB telah memasuki fase kedewasaan organisasi..
Ia mengajak seluruh kader menjadikan momentum milad sebagai awal kebangkitan partai untuk kembali memperoleh kepercayaan rakyat.
“Usia 28 tahun adalah usia yang matang. Mari kita satukan langkah, bekerja secara terukur, memperkuat konsolidasi organisasi, dan menghadirkan PBB sebagai pilihan masyarakat pada pemilu mendatang. Dengan semangat kebersamaan, kami optimistis PBB dapat kembali berjaya,” tutup M. Muslich.
