Jakarta, Poskota Nasional
ANL Logistics menegaskan komitmennya dalam mendukung target iklim nasional melalui berbagai inisiatif pengurangan emisi karbon di sektor logistik.
Komitmen tersebut disampaikan oleh Salsabila Gunawan, HRD ANL Logistics, dalam acara Green Logistics Talk bertema “Measuring, Reducing, and Managing Carbon Footprint in Logistics for Indonesia’s Climate Commitment.” , kamis ,19/2/2026.
Dalam paparannya, Salsabila menjelaskan bahwa transformasi hijau perusahaan dimulai dari langkah-langkah sederhana namun konsisten.
Sejak Juni tahun lalu, ANL Logistics telah meluncurkan program Green Day, sebuah gerakan internal yang melibatkan seluruh karyawan untuk berkontribusi dalam aksi keberlanjutan.
” Kami percaya perubahan besar dimulai dari langkah kecil. Tidak perlu langsung investasi besar, tetapi bagaimana kita bergerak bersama, sedikit demi sedikit, secara konsisten,” ujarnya.
Capaian Nyata Pengurangan Emisi
Hingga saat ini, ANL Logistics telah berhasil melakukan offset karbon perusahaan sebesar 30 ton CO₂ ekuivalen.
Perusahaan juga telah:
Menanam pohon bersama karyawan sebagai bagian dari program penghijauan.
Mengimplementasikan kebijakan paperless secara bertahap.
Menggunakan kalkulator emisi karbon untuk mengukur jejak karbon operasional pengiriman harian.
Menginisiasi budaya kerja ramah lingkungan di lingkungan kantor.
Langkah-langkah tersebut menjadi bukti bahwa perusahaan logistik nasional dapat berkontribusi nyata terhadap komitmen iklim Indonesia.
Rencana Strategis ke Depan
Ke depan, ANL Logistics menargetkan sejumlah pengembangan strategis, antara lain:
Implementasi Transport Management System (TMS) untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mengurangi penggunaan kertas.
Rencana investasi armada truk listrik guna menekan emisi dari kendaraan berbahan bakar fosil.
Kolaborasi dengan mitra pembibitan untuk program penanaman pohon berbasis data emisi harian.
Melalui pendekatan ini, perusahaan berencana menghitung emisi karbon secara berkala dan menyesuaikan jumlah pohon yang ditanam berdasarkan jejak karbon operasional yang dihasilkan.
Founder ANL Logistics, Hadi Netty Sri Rejeki, menegaskan bahwa kolaborasi menjadi kunci dalam mendorong ekosistem logistik yang lebih berkelanjutan.
“Green logistics bukan hanya tentang perusahaan kami, tetapi tentang bagaimana kita merangkul seluruh pemangku kepentingan untuk bergerak bersama menuju operasional yang lebih ramah lingkungan,” ujarnya.
Mendorong Ekosistem Logistik Berkelanjutan
Partisipasi ANL Logistics dalam forum Green Logistics Talk menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk berbagi praktik baik serta membuka peluang kolaborasi lintas sektor.
Dengan pendekatan berbasis pengukuran, pengurangan, dan pengelolaan emisi secara sistematis, ANL Logistics optimistis dapat menjadi bagian dari solusi dalam mendukung komitmen iklim Indonesia.
Melalui komitmen berkelanjutan dan kolaborasi strategis, ANL Logistics menunjukkan bahwa transformasi menuju logistik hijau bukan sekadar wacana, melainkan aksi nyata yang dimulai hari ini tambah Salsabila Gunawan kepada Poskota Nasional.
