FSPS Mengajukan Judicial Review Omnibuslaw Cipta Kerja Ke MK

Jakarta.Poskota’Nasional.Com   Sebanyak tujuh dari sembilan fraksi di Dewan Pèwakilan Rakyat ( DPR), telah memberikan persetujuannya atas Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja menjadi undang-undang pada tanggal 5/10/2020 kemaren, setidaknya ada 186 pasal yang mengubah , menambah dan menghapus isi dari 75 undang-undang Demkikan kata Muhammad Hafidz kepada Poskota-Nasional.Com saat ditemui di Gedung MK seusai mengajukan judicial review Omnibuslaw Cipta Kerja ke Mahkamah Konstitusi senin 12/10/2020.Menurut Muhammad Hafidz ketua FSPS ( Federasi Serikat Pekerja Singaperbangsa) mengatakan menilai sebagian pasal dalam klaster ketenagakerjaan di Omnibuslaw Cipta Kerja , telah membegal hak -hak pekerja/buruh di Indonesia antara lain , pasal 82 angka15, angka 19 , angka 25 , angka 29, dan angka 44 , kelima beleid tersebut telah mengubah pasal 59 UU Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun 2003 yang menghilangkan pengaturan jangka waktu , batas perpanjangan dan pembaharuan perjanjian kerja waktu tertentu,serta sama sekali tidak mengakomodir Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 7/PUU-XII/ 2014. Menurut Muhammad Hafidz mengatakan kemudian menghapus pasal 65 UU Ketenagakerjaan, yang menetapkan syarat-syarat batasan pekerjaan yang dapat diserahkan dari pemberi kerja kepada perusahaan penyedia jasa pekerja/ buruh . Bahkan pasal 88 UU ketenakerjaan yang mengatur formula perhitungan upah minimum yakni berdasarkan produktifitas , inflasi dan pertumbuhan ekonomi diubah hanya didasarkan pada nilai pertumbuhan ekonomi atau inflasi. Omnibuslaw Cipta Kerja yang menghapus pasal 91 UU Ketenagakerjaan yang mengatur akibat dan kewajiban hukum dari adanya kesepakatan uoah yang lebih rendah dari ketentuan upah minimum yang berlaku. Serta mengubah Pasal 156 UU Ketenagakerjaan , yang memuat batasan standar pemberian uang pesangon dan uang penghargaan masa kerja , hingga menghilangkan uang penggantian perumahan serta pengobatan dan perawatan tambah Muhammad Hafidz kepada Poskota-Nasional.Com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *