Laporan Tahunan PT. Pelayaran Tamarin Samudra Tbk

Poskota-Nasional.com – Jakarta.

Masa Pandemi Covid-19 merupakan gejala perekonomian dalam bidang usaha dan bisnis. sebagaimana yang disampaikan Leo Tangkilisan selaku Seketaris Perusahaan PT Tamarin Samudra Tbk. dalam Publik Ekspose Rapat Umum Perseroan Saham (Rups) Tahunan di Jalan Balik Papan No 5D Petojo Urara Jakarta. Rabu 29/7/2020.

Leo menjelaskan “Di akhir semester II nanti, kemungkinan kami baru akan melakukan ekspansi dengan melakukan penambahan armada yang sejenis, kemudian melakukan perbaikan armada yang sudah ada,” ujarnya.

“saat ini Perseroan belum dapat memperkirakan anggaran belanja modal atau capital expenditure (capex) untuk penambahan kapal. Hal ini karena fluktuasi harga minyak dan pandemi virus corona yang menekan tingkat utilisasi armada.

Perolehan kontrak baru untuk Kapal Petroleoum Exelsior dan Petroleum Winners.
Kerjasama Operasional dengan PT Duta Lintas Transportasi (DLT)
Perolehan kontrak baru Kapal AWB Amaris yang dimiliki oleh PT DLT.
Pendirian 2 (dua) entitas anak yaitu PT Sentra Tamarin Samudra dan PT Samudra Sukses Gemilang.
Komitmen menjaga pemenuhan kewajiban perbankan.
Memastikan selalu terjaga tingkat keselematan kesehatan dan Lingkungan kerja pada tingkat terbaik.
Mempertahankan sertifikasi system management terintegrasi ISO 9001. ISO14001 dan OHSAS 18001.
Mengikuti tender tender untuk memperoleh kontrak baru.
Melaksanakan Tata Kelola Perusahan dengan baik.

Leo menambahkan.
“Tidak hanya kapal accomodation work barge (AWB) saja yang kami pertimbangkan untuk ditambah, tetapi juga kami mempertimbangkan untuk anchor handling & tug supply,” kata Leo.

Salah satu kapal yang hingga kini belum beroperasi adalah kapal jenis accomodation work barge (AWB) Petroleum Winners. Padahal, Leo menyebut, kapal ini telah mendapat kontrak pada Desember 2019 lalu. “Kami belum dapat mengoperasikannya karena masih menunggu harga minyak stabil. Idealnya, untuk kami harga minyak berada di kisaran US$50 per barel,” jelasnya.

Leo menambahkan, akibat pandemi Covid-19, ada penyesuaian daily charter rate oleh pengguna, dan ada kenaikan biaya karena pemenuhan persyaratan protokol kesehatan. Pandemi virus corona juga semakin menekan biaya operasional kapal. Hal tersebut karena Perseroan juga memberlakukan protokol kesehatan dalam kegiatan operasinya.

Asal tahu saja, saat ini Perseroan memiliki empat kapal yang terdiri atas 3 kapal AWB dan satu kapal anchor handling & tug supply. Ketiga kapal AWB tersebut adalah Petroleum Charlie, Petroleum Superior, dan Petroleum Winners . Sementara satu kapal kategori anchor handling & tug supply adalah Petroleum Pioneer.

Sebelumnya, juga telah mengambil sejumlah langkah guna mempertahankan kelangsungan bisnisnya saat ini. Yakni meningkatkan kualitas pelayanan terhadap pelanggan secara maksimal. Selain itu, memprioritaskan standar keamanan tertinggi, baik itu di kapal maupun di kantor.

Juga akan tetap bekerja secara efisien dan efektif dan meningkatkan keterampilan personil kapal dan manajemen perusahaan untuk keselamatan kerja sehingga menciptakan perilaku kerja yang aman, sehat dan ramah lingkungan.

“Dalam jangka pendek, kami juga akan restrukturisasi utang dengan bank, mengikuti tender-tender yang ada, selain itu kami mengharapkan seluruh kapal bisa bekerja secara efektif dan efisien dengan tetap mengutamakan keselamatan dan kesehatan kerja,” ujar Leo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *